Diterjang Angin Kencang, Perahu Nelayan di Air Kuning Terbalik

  • 05 Mar 2026 15:28 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara - Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda perairan Pantai Air Kuning, Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana, Rabu, 4 Maret 2026 malam, menyebabkan sejumlah perahu nelayan terbalik dan mengalami kerusakan. Beruntung, seluruh nelayan yang berada di lokasi berhasil diselamatkan sehingga tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian dari masyarakat dan langsung melakukan kaji cepat di lokasi pada Kamis, 5 Maret 2026 pagi.

Artana menjelaskan, insiden itu terjadi sekitar pukul 23.00 WITA. Saat itu beberapa nelayan masih melaut di perairan sekitar Rambut Siwi. Tiba-tiba angin bertiup cukup kencang sehingga membuat sejumlah perahu kehilangan kendali dan akhirnya terbalik.

“Para nelayan sempat tercebur ke laut setelah perahu mereka dihantam angin kencang. Namun nelayan lain yang berada tidak jauh dari lokasi segera memberikan pertolongan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis 5 Maret 2026.

Seluruh nelayan yang terdampak berhasil dievakuasi dengan selamat. Sementara perahu-perahu yang terbalik juga sudah berhasil ditarik ke daratan oleh warga dan nelayan setempat.

BPBD Jembrana mencatat sedikitnya lima pemilik perahu mengalami kerugian akibat kerusakan peralatan melaut. Muhajirin dilaporkan mengalami kerusakan pada tiga unit mesin, satu genset serta 13 lampu berdaya 300 watt beserta tiangnya.

Kerugian juga dialami Mishud berupa satu genset hilang, dua mesin rusak, delapan lampu rusak serta empat gulung tali yang hanyut. Sementara Saiful Bahri kehilangan satu genset dan sembilan lampu serta mengalami kerusakan pada dua mesin, tiang lampu, gelandangan hingga katir perahu yang patah. Nelayan lainnya, Madolah, mengalami kerusakan pada bagian katir dan bayungan perahu.

Artana menambahkan, petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jembrana masih melakukan pendataan lanjutan terhadap nelayan lain yang mungkin terdampak serta menghitung total kerugian akibat kejadian tersebut.

“Pendataan masih berjalan. Kami juga mengingatkan para nelayan agar selalu memperhatikan kondisi cuaca sebelum melaut, karena perubahan cuaca bisa terjadi secara tiba-tiba,” katanya.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....