Bupati I Nyoman Sutjidra Tekankan Strategisnya Lokasabha IX PHDI Buleleng

  • 27 Feb 2026 12:59 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja – Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra menegaskan pentingnya transformasi pengabdian Persatuan Hindu Dharma Indonesia (PHDI) di tengah derasnya perubahan zaman, dengan mendorong pengurus agar lebih progresif dan responsif dalam mengayomi umat Hindu di Buleleng.

Penegasan itu disampaikan saat membuka Lokasabha IX PHDI Buleleng yang digelar di Universitas Panji Sakti, pada Kamis, 26 Februari 2026. Dalam forum tertinggi organisasi tingkat kabupaten tersebut, Sutjidra menilai tantangan pelayanan keumatan kini semakin kompleks, terutama akibat pesatnya perkembangan teknologi informasi yang memengaruhi pola pikir dan perilaku masyarakat.

Menurutnya, arus digitalisasi tidak hanya membawa kemudahan, tetapi juga berpotensi menggerus nilai-nilai dharma jika tidak diimbangi dengan penguatan ideologi dan literasi keagamaan. Karena itu, organisasi seperti Persatuan Hindu Dharma Indonesia dituntut adaptif tanpa kehilangan jati diri dalam membimbing umat.

Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra Lokasabha IX PHDI Buleleng yang digelar di Universitas Panji Sakti, pada Kamis, 26 Februari 2026. (Foto: RRI/Riska Desiandra).

“Sesuai dengan tema Lokasabha ke-9 yakni Meningkatkan Pengabdian kepada Umat, tentu harus didukung dengan peningkatan sumber daya manusianya terlebih dahulu. Oleh karena itu Lokasabha ini perannya sangat strategis,” Kata Sutjidra.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas SDM pengurus menjadi kunci agar PHDI tidak sekadar menjalankan fungsi administratif, tetapi benar-benar hadir sebagai pengayom, mediator, sekaligus penjaga harmoni sosial di tengah dinamika masyarakat yang terus berubah.

Sementara itu, Ketua Panitia Lokasabha IX, Ketut Wijana, menyampaikan bahwa forum ini dirancang sebagai momentum konsolidasi ideologis dan organisatoris.

“Kegiatan ini sebagai upaya penguatan ideologi dan agama Hindu, peningkatan kualitas sumber daya manusia Hindu untuk membangun sumber daya yang maju, mandiri dan berbudaya, serta memperkuat tata kelola organisasi dan pelayanan umat,” Ucapnya.

Melalui Lokasabha IX ini, diharapkan lahir rumusan kebijakan dan kepengurusan yang tidak hanya solid secara struktural, tetapi juga visioner dalam menjawab tantangan zaman, sehingga PHDI Buleleng mampu meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdian kepada umat secara nyata dan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....