Tuhu dan Taksu Menyiratkan Hakikat Ketulusan Hati
- 27 Feb 2026 09:02 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja – Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraha (BVS), Gria Agung Panaraga Satyam Ashram, menggelar peringatan hari ulang tahun (HUT) yang ke-20 pada, Rabu, 25 Februari 2026. Acara berlangsung khidmat di Lingkungan Penarungan, Kelurahan Penarukan, Kecamatan Buleleng ini mengusung tema filosofis: "Ing Ati Tuhu, Ing Laku Metu Taksu".
Tema ini menekankan pentingnya ketulusan hati dalam belajar dan mengabdi, sehingga setiap tindakan yang dilakukan mampu memancarkan energi spiritual atau taksu bagi masyarakat. Perayaan dua dekade ini menjadi momentum penting bagi pasraman dalam memperkuat peranannya sebagai wadah pendidikan keagamaan dan pembentukan karakter para pinandita.
Acara diawali dengan Pepintonan Puja oleh 19 orang Pinandita dan Tari Penyambutan Maha Widya dari Sanggar Tari Kencana. Semangat nasionalisme tetap dijunjung tinggi dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Manggala Pasraman, Ida Bhawati Hermawan Tangkas dalam laporannya menyampaikan perkembangan pasraman selama 20 tahun terakhir.
"Wanti Warsa ke-20 ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum evaluasi agar ke depannya pasraman semakin kokoh dalam menjaga dresta (adat istiadat) dan meningkatkan kualitas intelektual serta spiritual para sisya (siswa pasraman)," ujar Ida Bhawati.
Menurut Ida Bhawati Hermawan, pesan moral "Tuhu & Taksu" menekankan integritas seorang Pinandita dalam melayani umat dengan ketulusan hati sehingga akan mampu memancarkan karisma spiritual. Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna yang hadir pada puncak perayaan ulang tahun pasraman pinandita XX memberikan sambutan hangat serta apresiasi atas kontribusi pasraman dalam menjaga nilai-nilai spiritualitas di Kabupaten Buleleng.

Salah satu agenda utama dalam peringatan kali ini adalah Pengukuhan Sisya Anyar (siswa baru) sebanyak 7 orang, penyerahan Ilikita Patra (catatan tertulis semacam ijazah) Kapinanditan Jro Mangku oleh Wakil Bupati Buleleng didamping Manggala Pasraman, Perwakilan dari PHDI Kabupaten Buleleng dan Majelis Desa Adat Buleleng. Acara juga diisi dengan Penyematan Lencana oleh Manggala Pasraman kepada tiga orang pengurus pasraman. Sebagai wujud syukur, dilakukan prosesi Pemotongan Tumpeng yang menjadi puncak simbolis perayaan HUT ke-20.
Suasana semakin semarak dengan penampilan Paduan Suara Gita Suara Brahma Vidya yang membawakan Lagu Taksu dan Bali Sutrepti, sebelum akhirnya ditutup dengan ramah tamah dan prosesi sungkeman para pinandita kepada Ida Pandita Nabe.
Melalui perayaan ulang tahun ke-20 ini, Pasraman Pinandita Brahma Vidya Samgraha berharap dapat terus mencetak insan yang memiliki ketulusan hati (tuhu) sehingga setiap tindakannya mampu memancarkan energi spiritual (taksu) bagi masyarakat luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....