Mahasiswa 22 Tahun Meninggal di Dasar Shortcut Gitgit
- 26 Feb 2026 20:44 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Warga Desa Gitgit, Kecamatan Sukasada, digegerkan dengan penemuan jasad seorang mahasiswa di dasar Jembatan Shortcut 7, Kamis 26 Februari 2026. Korban ditemukan setelah sepeda motor yang terparkir berjam-jam di atas jembatan memicu kecurigaan warga.
Korban diketahui bernama I Putu Gde Pradnya Nolan Toli (22), warga Perumahan Wira Bakti, Desa Baktiseraga, Kecamatan Buleleng. Penemuan berawal dari kecurigaan seorang warga, Wayan Somarata (54), yang melihat sepeda motor terparkir sejak pagi tanpa pemilik.
Kasi Humas Polres Buleleng, Yohana Rosalin Diaz, menjelaskan sepeda motor pertama kali terlihat sekitar pukul 09.00 Wita. Saat itu saksi mengira pemilik kendaraan sedang berada di sekitar jembatan.
“Sekitar pukul 09.00 Wita, saksi setempat melihat sepeda motor Honda Sonic warna hitam dengan nomor polisi DK 2069 UBQ terparkir di pinggir Jembatan Shortcut 7. Saat itu saksi mengira pemiliknya sedang berfoto di sekitar jembatan, sehingga tidak menaruh curiga,” katanya menjelaskan.
Namun saat saksi kembali dari kebun sekitar pukul 12.15 Wita, kendaraan tersebut masih berada di lokasi yang sama. Saksi kemudian melakukan pengecekan dan menghubungi kepala dusun untuk melakukan pencarian bersama warga.
“Saksi kemudian melakukan pengecekan di sekitar jembatan, namun tidak menemukan siapa pun. Selanjutnya saksi menghubungi kepala dusun dan bersama warga melakukan pencarian ke bawah jembatan,” ujarnya.
Korban ditemukan tergeletak di dasar jembatan dengan mengenakan jaket hitam dan celana panjang hitam. Aparat gabungan dari Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Polsek Sukasada segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi secara manual karena medan yang curam.
Tim medis dari Puskesmas Sukasada II bersama Unit Inafis melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian. “Berdasarkan hasil pemeriksaan medis oleh dokter Puskesmas Sukasada II, korban mengalami patah tulang pada kaki, luka di kepala, serta pendarahan dari mulut,” ucap IPTU Yohana.
Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Kabupaten Buleleng sekitar pukul 15.00 Wita untuk menjalani autopsi. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti guna memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....