Warga Gerokgak Ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi

  • 23 Feb 2026 22:38 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, SIngaraja - Seorang warga Desa Gerokgak ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi wilayah Banjar Dinas Kayu Putih, Desa Sanggalangit, Kecamatan Gerokgak, Minggu 22 Februari 2026 pagi. Penemuan jasad pria berusia 53 tahun itu membuat warga sekitar terkejut.

Korban diketahui bernama Gusti Putu Karya Yasa (53), warga Desa Gerokgak. Ia ditemukan sekitar pukul 05.30 WITA oleh seorang warga yang hendak menuju kandang sapi.

Kasi Humas Polres Buleleng IPTU Yohana Rosalin Diaz menjelaskan, korban pertama kali terlihat saat saksi membersihkan saluran irigasi yang meluap. “Kejadiannya tadi pagi, diketahui oleh warga setempat saat melihat saluran irigasi meluap. Saat membersihkan sumbatan, saksi menemukan korban dalam kondisi terlentang dan sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Laporan penemuan itu segera diteruskan ke aparat desa dan kepolisian. Tim UKL Polsek Gerokgak yang dipimpin Pawas AKP Ketut Mastra tiba di lokasi sekitar pukul 06.40 WITA dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.

Di lokasi, korban ditemukan tenggelam di saluran irigasi dengan kedalaman sekitar 50 sentimeter. Korban dalam posisi terlentang dengan kepala menghadap utara, mengenakan kaos hitam dan celana pendek hitam.

Pemeriksaan medis dilakukan oleh dr. Dinda Lini Ayunda dari Puskesmas 1 Gerokgak. “Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diperkirakan korban meninggal dunia lebih dari tiga sampai empat jam sebelum ditemukan,” jelas IPTU Yohana.

Dalam pemeriksaan juga ditemukan luka terbuka pada siku kanan akibat gesekan benda tumpul berukuran sekitar 5x6 sentimeter yang diduga terjadi saat korban terjatuh. Berdasarkan keterangan keluarga, korban memiliki riwayat epilepsi menahun dan beberapa kali sebelumnya pernah terjatuh ke saluran irigasi akibat penyakit tersebut.

Polisi menduga korban meninggal dunia akibat epilepsi yang kambuh hingga terjatuh dan tenggelam di saluran irigasi. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, serta menyatakan kematian korban murni akibat sakit dan tenggelam.



google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....