BPBD Jembrana Salurkan Bantuan Korban Banjir Nusasari

  • 20 Feb 2026 15:16 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Negara – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana menyalurkan bantuan kepada warga terdampak banjir di Banjar Anyar Sari Kangin, Desa Nusasari, Kecamatan Melaya, Jumat, 20 Februari 2026.

Banjir terjadi pada Rabu, 18 Februari 2026 sekitar pukul 22.00 WITA setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Debit air saluran irigasi meningkat signifikan hingga meluap dan merendam pemukiman warga. Ketinggian air dilaporkan mencapai lutut hingga paha orang dewasa. Air berangsur surut pada Kamis, 19 Februari 2026 sekitar pukul 04.00 WITA.

Kepala Pelaksana BPBD Jembrana, I Putu Agus Artana Putra mengatakan dari pendataan Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Jembrana, sebanyak 12 kepala keluarga terdampak. Sejumlah rumah, dapur, warung, gudang, kamar mandi, kendaraan bermotor, hingga perabot rumah tangga dilaporkan terendam. Bahkan beberapa bagian bangunan seperti pintu dan gerbang mengalami kerusakan.

"Tim BPBD bersama aparat desa dan kecamatan sebelumnya telah melakukan pengecekan lapangan. Hasil penelusuran sementara, luapan terjadi karena kapasitas saluran tidak mampu menampung debit air besar dari lima cabang aliran persawahan yang bertemu di satu titik," katanya.

Kondisi alur di bagian hilir yang berkelok dan menyempit turut memperlambat arus air. Sebagai tindak lanjut, BPBD Jembrana menyerahkan bantuan logistik kepada warga terdampak. Bantuan yang diberikan antara lain matras, kasur lipat, paket sembako, paket kebersihan, serta pakaian layak pakai.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jembrana bersama Tim Reaksi Cepat (TRC), aparat Desa Nusasari, serta unsur Kecamatan Melaya turun langsung ke lokasi untuk memastikan bantuan diterima warga.

Sebanyak 16 warga menerima bantuan pada tahap awal ini. Selain 12 kepala keluarga yang terdata terdampak banjir, bantuan juga diberikan kepada warga lain yang mengalami kerugian akibat luapan air. BPBD Jembrana menyatakan kebutuhan mendesak pasca banjir meliputi pemenuhan kebutuhan dasar, perlengkapan tidur seperti matras dan kasur lipat, pakaian layak pakai, serta perlengkapan kebersihan rumah tangga.

Saat ini warga masih melakukan pembersihan rumah secara gotong royong. BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi hujan susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....