Groundbreaking, Penataan Kawasan Titik Nol Singaraja Resmi Dimulai
- 20 Feb 2026 10:49 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng resmi memulai pembangunan kawasan titik nol Kota Singaraja dengan kegiatan peletakan batu pertama dan upacara mecaru penataan di kawasan Tugu Singa Ambara Raja, Jumat 20 Februari 2026.
Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG., mengatakan pembangunan ini merupakan langkah penataan kawasan bersejarah di jantung Kota Singaraja. Groundbreaking dilakukan setelah prosesi upacara yang dipuput oleh sulinggih sebagai bentuk doa agar pembangunan berjalan lancar.
“Hari ini kita melaksanakan peletakan batu pertama penataan titik nol Kota Singaraja. Mudah-mudahan pekerjaan penataan kawasan Tugu Singa Ambara Raja dan sekitar Kantor Bupati bisa berjalan sesuai harapan dan rencana,” ujar Bupati Sutjidra.
Penataan kawasan ini didanai melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Kabupaten Badung sebesar Rp25 miliar, dengan realisasi kontrak sekitar Rp24 miliar lebih. Bupati menjelaskan nilai penawaran hanya turun sekitar 3,5 persen dari HPS, sehingga pekerjaan fisik mencapai lebih dari 96 persen dari total anggaran.
Terkait adanya pro dan kontra di masyarakat, Bupati Sutjidra menyebut hal tersebut sebagai dinamika yang wajar. Ia menegaskan penataan ini bertujuan mengembalikan fungsi kawasan bersejarah sebagai titik awal atau titik nol Kota Singaraja.
“Inilah cikal bakal titik nol Kota Singaraja. Dulu tidak banyak yang memahami di mana pusat awal kota ini. Sekarang kita tata agar lebih jelas dan representatif,” jelasnya.
Masa pengerjaan proyek ditargetkan efektif selama kurang lebih empat setengah bulan dan diharapkan rampung pada Juli 2026 sesuai kontrak kerja. Ia optimis penyedia jasa dapat menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.
Dari sisi desain, terdapat penyempurnaan namun tidak mengubah konsep utama. Penataan akan mengembalikan tampilan Kantor Bupati seperti sedia kala, termasuk membuka kembali area lobi untuk kegiatan penerimaan tamu dan aktivitas masyarakat tanpa harus masuk ke ruang utama kantor.
Kawasan ini juga akan terintegrasi sebagai bagian dari city tour Singaraja dan kawasan heritage, termasuk terhubung dengan kawasan puri. Sejumlah pagar dan elemen lama akan dikembalikan seperti bentuk awalnya. Beberapa pohon besar di ruang terbuka hijau rumah jabatan Bupati dipindahkan untuk mendukung penataan area terbuka.
Karena proyek berada di pusat kota, Pemkab Buleleng akan melakukan pengalihan sementara arus lalu lintas, khususnya untuk kendaraan berat, demi kelancaran dan keamanan pengerjaan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Sutjidra juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi gangguan aktivitas selama proses pembangunan berlangsung.
“Saya mohon maaf apabila masyarakat merasa terganggu saat melintas di kawasan Tugu Singa Ambara Raja karena adanya penataan ini. Semua ini untuk kebaikan dan penataan Kota Singaraja ke depan,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....