Warung Nasi di Sangsit Ludes Terbakar, Rugi Rp80 Juta
- 19 Feb 2026 18:58 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Kebakaran menghanguskan sebuah warung nasi di Banjar Dinas Peken, Desa Sangsit, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng, Rabu 18 Februari 2026 sekitar pukul 12.00 WITA. Peristiwa itu terjadi saat pemilik warung sedang berada di rumah untuk melaksanakan sembahyang. Kerugian akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Peristiwa ini dibenarkan Kasi Humas Polres Buleleng IPTU Yohana Rosalin Diaz atas seizin Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman. Korban diketahui bernama Komang Rasmini (55), pedagang yang beralamat di BTN Suralepang BD Sema, Desa Sangsit.
“Sekitar pukul 12.00 WITA, saksi pertama yang rumahnya bersebelahan dengan lokasi kejadian melihat warung korban sudah dalam keadaan terbakar. Saksi kemudian segera memberi tahu korban,” kata IPTU Yohana.
Saksi pertama, I Made Swartika (58), yang tinggal di samping lokasi, melihat api sudah membesar saat pertama kali diketahui. Ia segera menghubungi korban yang rumahnya berjarak sekitar satu kilometer. Komang Rasmini bersama anaknya, Gede Agus Ariana (37), langsung menuju lokasi.
Saat korban tiba di tempat kejadian, sebagian besar bangunan sudah terbakar. Warga setempat kemudian menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan. Api berhasil dipadamkan setelah satu unit mobil Damkar tiba dan melakukan penyemprotan.
“Warga kemudian menghubungi pemadam kebakaran. Tidak lama berselang, satu unit mobil Damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman,” ujarnya.
Menurut keterangan korban, aktivitas terakhir di warung dilakukan sekitar pukul 11.00 WITA sebelum ditutup. Bangunan yang terbakar merupakan kontrakan milik Ketut Tambun Jaya dengan nilai sewa Rp9 juta per tahun. Sejumlah barang seperti empat handphone, kulkas, kipas angin, televisi, tiga kompor gas, lima tabung gas, kasur, dan dokumen penting ikut hangus.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun kerugian materiil diperkirakan mencapai kurang lebih Rp80 juta,” ucap IPTU Yohana.
Saat ini lokasi kejadian telah dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan. Korban juga telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Sawan untuk penanganan lebih lanjut. Polisi masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab kebakaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....