Pelajar 16 Tahun Meninggal di Jalur Singaraja–Gilimanuk

  • 17 Feb 2026 21:18 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah barat Kabupaten Buleleng. Seorang pelajar berusia 16 tahun meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan di Jalan Raya Singaraja–Gilimanuk KM 34.100 meter, Banjar Dinas Tegal Lantang, Desa Pengulon, Kecamatan Gerokgak, Sabtu 14 Februari 2026 sekitar pukul 20.00 Wita.

Peristiwa tersebut melibatkan dua sepeda motor yang datang dari arah berlawanan. Benturan terjadi di ruas jalan nasional yang cukup padat pada malam hari. Korban sempat mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kasi Humas Polres Buleleng IPTU Yohana Rosalin Diaz memaparkan, “Sepeda motor Honda Vario DK-5886-VN datang dari arah timur menuju barat. Saat melintas di lokasi kejadian, pengendara diduga mengambil haluan terlalu ke kanan sehingga menyerempet sepeda motor Honda Scoopy DK-6644-VY yang datang dari arah berlawanan,” paparnya, Minggu, 15 Februari 2026.

Honda Vario DK-5886-VN dikendarai M. Mu Azzam Adila Sanim H (16), pelajar asal Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt. Sementara Honda Scoopy DK-6644-VY dikendarai Komang Widana (47), buruh harian lepas asal Desa Tinga-Tinga, Kecamatan Gerokgak.

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan kedua pengendara tidak menggunakan helm saat berkendara. Kondisi tersebut menyebabkan korban tidak memiliki perlindungan maksimal saat terjadi benturan.

Akibat kecelakaan itu, pengendara Honda Vario mengalami cedera kepala berat dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 21.00 Wita di Puskesmas Gerokgak I. Pengendara Honda Scoopy mengalami luka lecet dan luka robek di beberapa bagian tubuh, menjalani perawatan medis, lalu diperbolehkan rawat jalan.

“Dari hasil olah TKP dan keterangan awal, dugaan sementara kecelakaan terjadi akibat kelalaian dan kurang hati-hatinya pengendara Honda Vario yang mengambil jalur terlalu ke kanan,” terangnya.

Polsek Gerokgak telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan barang bukti kendaraan. Kepolisian masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kecelakaan, sekaligus mengingatkan masyarakat agar mematuhi aturan lalu lintas dan menggunakan helm standar demi keselamatan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....