BMKG Catat 1.354 Gempa di Bali dan Sekitarnya Sepanjang Januari 2026

  • 14 Feb 2026 20:27 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencatat peningkatan aktivitas gempa bumi di wilayah Bali dan sekitarnya sepanjang Januari 2026. Data tersebut disampaikan melalui Buletin Geodinamika Februari 2026 yang dirilis Stasiun Geofisika Denpasar.

Pemantauan menunjukkan jumlah kejadian gempa meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Aktivitas kegempaan tersebut mencakup wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Plt Kepala Stasiun Geofisika Denpasar, I Ketut Sudiarta, menyampaikan bahwa peningkatan ini terlihat jelas dari data bulanan BMKG. Lonjakan jumlah gempa tercatat lebih dari dua kali lipat dibandingkan Desember 2025.

“Secara garis besar melalui buletin ini, dapat kami informasikan bahwa kegempaan di wilayah Bali, NTB, dan NTT mengalami peningkatan jumlah aktivitas dari 630 kejadian di bulan Desember 2025 menjadi 1.354 kejadian di bulan Januari 2026 dengan gempabumi dirasakan signifikan berjumlah 7 kejadian dengan intensitas mulai dari II–IV MMI,” ujarnya pada Sabtu 14 Februari 2026.

BMKG mencatat, dari total kejadian tersebut terdapat tujuh gempa yang dirasakan masyarakat. Intensitas guncangan berada pada kisaran II hingga IV MMI di sejumlah lokasi.

Wilayah Bali dan sekitarnya merupakan kawasan dengan aktivitas tektonik yang tinggi. Kondisi ini menyebabkan gempa bumi kerap terpantau oleh jaringan seismograf BMKG.

Melalui publikasi Buletin Geodinamika, BMKG berharap masyarakat memperoleh informasi kegempaan yang akurat. Data ini diharapkan menjadi dasar kewaspadaan dan penguatan langkah mitigasi bencana di wilayah Bali dan sekitarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....