Penumpang KMP Wicitra Dharma 3 asal Jateng Meninggal
- 10 Feb 2026 06:42 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara - Seorang penumpang KMP Wicitra Dharma 3 dilaporkan meninggal dunia saat pelayaran dari Pelabuhan Gilimanuk menuju Pelabuhan Ketapang, Senin, 9 Februari 2026 dini hari.
Komandan Pos TNI AL Gilimanuk, Lettu Laut (P) Yuli Prasetyo, Selasa, 10 Februari 2026 menjelaskan kapal tersebut bertolak dari Dermaga MB 3 Pelabuhan Gilimanuk pada pukul 02.44 WITA. Namun sekitar 30 menit setelah berlayar, salah seorang penumpang mengalami kondisi darurat medis.
“Sekitar pukul 03.15 WITA, salah satu penumpang bernama Sugeng Riadi melaporkan kepada awak kapal bahwa rekannya, Deka Arisandi, mendadak lemas dan tergeletak di lantai ruang penumpang sisi kiri kapal,” kata Lettu Laut Yuli.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas darat KMP Wicitra Dharma 3 kemudian berkoordinasi dengan personel BKO TNI AL. Pada pukul 03.20 WITA, kapal meminta izin untuk kembali sandar di Pelabuhan Gilimanuk karena kondisi penumpang yang dinilai darurat.
“Kapal akhirnya kembali dan sandar di Dermaga MB 3 sekitar pukul 03.40 WITA. Selanjutnya personel BKO TNI AL bersama petugas kesehatan pelabuhan, Syahbandar, serta anggota Polsek KP3 Gilimanuk naik ke kapal untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap korban,” ujarnya.
Berdasarkan pemeriksaan awal oleh petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), korban diketahui sudah tidak bernapas dan tidak ditemukan denyut nadi. Korban kemudian dievakuasi ke Puskesmas Gilimanuk untuk pemeriksaan lanjutan.
“Hasil pemeriksaan dokter jaga, dr. Suryono, menyatakan korban telah meninggal dunia,” tambah Letda Laut Yuli.
Korban diketahui bernama Deka Arisandi, kelahiran di Sukoharjo pada 23 Desember 1967. Almarhum beralamat di Bangsrigede RT 004/007, Kriwen, Sukoharjo.
Sementara itu, dua orang saksi yang dimintai keterangan masing-masing bernama Sasongko warga Jombang, Jawa Timur, dan Sugeng Riadi, warga Surabaya. Keduanya berada di lokasi saat korban pertama kali ditemukan tergeletak di ruang penumpang kapal.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih melakukan pendataan dan koordinasi lanjutan sesuai prosedur penanganan kejadian di wilayah pelabuhan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....