Menelisik Spiritualitas Pangelukatan Sudhamala Toya Selonding
- 09 Feb 2026 15:17 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Buleleng - Di balik rimbunnya alam Desa Alasangker, Buleleng, Bali, tersimpan sebuah tempat yang kini mulai menarik perhatian umat. Tempat tersebut adalah Pengelukatan Sudhamala Toya Selonding.
Tempat melukat yang aura ke-sakralannya sangat terasa ini, terletak di Banjar Dinas Juwuk Manis, Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng. Penglukatan Sudhamala Toya Selonding yang dulunya sering disebut Goa Gerembengan dipercaya sebagai tempat untuk memohon kesembuhan berbagai penyakit non medis dan penyucian diri atau penglukatan.
“Kalau istilah gerembengan para tetua dahulu menyebutnya seperti itu, mungkin karena lokasinya curam, tebing tinggi sehingga disebut gerembengan,” ujar Ida Mangku Gusti Ketut Arya, Putra pemangku Pura Pangelukatan Sudhamala Toya Selonding kepada RRI beberapa waktu lalu.
Sebelum sampai di lokasi, pemedek harus melintasi perkebunan dan melewati jalan setapak. Sesampai di bawah pemedek akan menemukan sungai kecil dan aliran itulah yang dilalui hingga sampai di sebuah goa yang diapit dinding terjal, tempat melakukan panglukatan. Sebelum memasuki Goa, pemedek terlebih dahulu menghaturkan banten pejati di pelinggih Padma yang ada di depan Goa.

Menurut Ida Mangku Gusti Ketut Arya Putra, dahulu desa ini memiliki gambelan sakral dan biasanya dibunyikan saat pujawali. Hal itu menandai sukses dan diterimanya upacara Pujawali oleh Ida Batara Batari yang berstana di pura tersebut yakni Selonding.
Gambelan itu konon katanya hilang dan atas petunjuk orang pintar gambelan itu akhirnya ditemukan di sekitar lokasi pura saat ini. Pengelukatan Sudhamala Toya Selonding dimaknai sebagai air yang berasal dari kekuatan gambelan yang dahulu hilang dan memiliki kekuatan gaib.
“Dulu di desa Alas Angker banyak kesenian joged, drama, sendratari, arja dan biasa kalau akan pentas atau mebarung terlebih dahulu mohon air suci (tirta) dari Ida Batari Manik Selonding," ujar Ida Mangku.
Sebelum melakukan penyucian diri (panglukatan) pemedek wajib melakukan persembahyangan terlebih dahulu di pura Selonding mohon restu kehadapan ida Batari Manik Selonding dengan sarana banten pejati. Meskipun keberadaan Pengelukatan Sudhamala Toya Selonding medannya cukup menantang hal ini tidak menyurutkan niat para pemedek. Spiritualitas tidak harus mewah, yang penting adalah ketulusan niat saat menghadap Beliau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....