Dua Jenazah Diduga Korban KMP Tunu Dikirim Banyuwangi

  • 05 Feb 2026 06:51 WIB
  •  Singaraja
RRI.CO.ID, Negara - Proses penanganan dua jenazah yang ditemukan di perairan Kabupaten Jembrana masih terus dilakukan. Pada Rabu, 4 Februari 2026,, kedua jenazah yang sempat dititipkan di RSUD Negara diberangkatkan ke RSUD Blambangan, Banyuwangi, Jawa Timur, untuk menjalani tahapan identifikasi oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jawa Timur.

Pengiriman dilakukan menyusul dugaan kuat bahwa dua jenazah tersebut berkaitan dengan insiden tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya. Sebelum diberangkatkan, tim Dokkes bersama Satreskrim Polres Jembrana terlebih dahulu menyelesaikan proses administrasi di RSUD Negara.

Diketahui, dua jenazah itu ditemukan pada waktu berbeda. Jenazah pertama ditemukan mengapung di perairan Gilimanuk pada Minggu, 1 Februari 2026. Sementara jenazah kedua dievakuasi dari pesisir Pantai Penginuman, Gilimanuk, pada Rabu, 4 Februari 2026 pagi.

Selanjutnya, kedua jenazah dibawa menggunakan ambulans Dokkes Polres Jembrana menuju Pelabuhan Gilimanuk untuk menyeberang ke Banyuwangi.

Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati membenarkan penyerahan dua jenazah tersebut kepada pihak Polda Jiawa Timur. Ia menyebut, koordinasi juga telah dilakukan dengan Polresta Banyuwangi agar proses penanganan dan identifikasi dapat dilakukan secara lebih mendalam.

“Dua temuan jenazah, baik yang ditemukan hari Minggu maupun tadi pagi, kami serahkan ke Polda Jatim. Ini karena ada indikasi kuat berkaitan dengan peristiwa tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya pada Juli tahun lalu,” kata AKBP Kadek Citra.

Ia menjelaskan, dugaan keterkaitan tersebut menguat lantaran penemuan jenazah bertepatan dengan proses evakuasi bangkai kapal. Karena itu, identifikasi ilmiah diperlukan untuk memastikan data korban secara akurat.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum menerima konfirmasi dari keluarga terkait identitas jenazah. Namun, masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam insiden tersebut diminta segera berkoordinasi dengan Polresta Banyuwangi atau Polres Jembrana.

“Belum ada keluarga yang mengonfirmasi. Kalau ada masyarakat yang merasa kehilangan, bisa langsung koordinasi dengan Polresta Banyuwangi atau melalui Polres Jembrana,” ujarnya.

Terkait jenis kelamin maupun ciri-ciri fisik lainnya, AKBP Kadek Citra menegaskan pihaknya belum dapat menyampaikan detail, karena masih menunggu hasil pemeriksaan menyeluruh dari tim DVI.

“Semuanya masih menunggu hasil identifikasi medis secara lengkap oleh tim DVI,” katanya. 
google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....