Koster Minta DKLH Percepat Penanganan Sampah

  • 04 Feb 2026 10:12 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster meminta Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (DKLH) Bali yang baru untuk mempercepat penanganan sampah di seluruh wilayah Bali. Permintaan itu disampaikan usai pelantikan pejabat pimpinan tinggi pratama Pemprov Bali di Denpasar, Selasa 3 Februari 2026.

Gubernur Koster melantik I Made Dwi Arbani sebagai Kepala DKLH Bali. Ia langsung menugaskan pejabat baru tersebut mempercepat program pengelolaan sampah berbasis sumber sesuai arahan Presiden Prabowo dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah 2026.

Koster menegaskan penanganan sampah harus dilakukan secara serius dengan memperkuat pola yang sudah berjalan. Mulai dari penggunaan teba modern dan dekomposter di rumah tangga, pemilahan di TPS3R dan TPST, hingga persiapan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

“Kemarin Bapak Presiden memberi arahan termasuk untuk Bali soal sampah, jadi kita harus serius. Pak Kadis Lingkungan tolong betul-betul tangani sampah dengan cepat,” kata Koster.

Ia juga meminta percepatan program terutama di wilayah Denpasar dan Badung yang menjadi pusat aktivitas dan pariwisata. Menurutnya, gerakan dari hulu harus kembali diperkuat agar volume sampah yang masuk ke tempat pengolahan dapat ditekan.

“Tambah percepat lagi teba modern, dekomposter, dan segala macam. Ini Pak Kadis yang baru gerakkan lagi, terutama di Denpasar dan Badung,” ujarnya.

Terkait rencana PSEL, Koster menyebut pemerintah pusat melalui Menteri Lingkungan Hidup serta Menteri Investasi dan Hilirisasi telah menyatakan dukungan pembangunan fasilitas tersebut di Bali mulai Maret 2026. Proses pengerjaan diperkirakan berlangsung sekitar 12 bulan.

“Kalau jalan, astungkara akhir 2027 sudah bisa beroperasi, sehingga penanganan sampah bisa lebih cepat,” kata Koster. Ia menilai perhatian pemerintah pusat menjadi penguat komitmen Bali menjaga lingkungan sebagai destinasi pariwisata utama nasional.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....