Jenazah Warga Magang di Malaysia Kembali ke Bali
- 03 Feb 2026 11:41 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Negara - Jenazah mahasiswa magang asal Kabupaten Jembrana, I Made Berta Mahendra (22), yang meninggal dunia di Malaysia dijadwalkan tiba di Bali Kamis (29/1/2026) malam. Pemerintah Kabupaten Jembrana memastikan proses penjemputan hingga pengantaran jenazah ke rumah duka di Banjar Kaleran Kauh, Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, difasilitasi secara penuh.
Selain dukungan dari pemerintah daerah, biaya pemulangan jenazah dari Malaysia ke Indonesia telah ditanggung oleh pihak kampus yang memberangkatkan almarhum untuk program magang.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Naker Perin) Kabupaten Jembrana, Kadek Mirah Ananta Sukma Dewi, mengatakan berdasarkan hasil koordinasi dengan pihak kampus, jenazah almarhum diterbangkan menggunakan maskapai Malaysia Airlines dan dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sekitar pukul 18.25 Wita.
“Penjemputan dari bandara akan difasilitasi menggunakan ambulans RSU Negara untuk kemudian diantarkan ke rumah duka. Pemkab Jembrana juga menyiapkan kendaraan bagi keluarga yang ikut menjemput ke bandara,” ujar Mirah Ananta.
Sebelumnya dilakukan proses administrasi dan pengurusan dokumen setibanya di bandara. Terkait penyebab meninggalnya almarhum, Mirah Ananta menjelaskan hingga kini belum dapat dipastikan. Pasalnya, hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel yang diambil oleh otoritas di Malaysia masih dalam tahap analisis.
“Sesuai keterangan dalam surat kematian yang diterbitkan, penyebab pasti meninggalnya almarhum masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan,” jelasnya.
Selain itu, pihak keluarga juga akan menerima santunan asuransi yang sebelumnya difasilitasi oleh pihak kampus. Saat ini, proses klaim asuransi tersebut masih berjalan. Mirah memastikan keluarga tidak dibebani biaya apapun, baik untuk pemulangan jenazah maupun proses pengambilan jenazah di area kargo bandara.
Pemkab Jembrana juga akan mendampingi keluarga dan berharap seluruh proses pemulangan jenazah berjalan aman serta lancar hingga pelaksanaan prosesi pengabenan. Ia mengimbau masyarakat yang hendak bekerja atau mengikuti program magang ke luar negeri agar menempuh jalur resmi dan terlindungi asuransi.
“Mengikuti program yang legal dan berasuransi menjadi hal penting untuk meminimalisir risiko serta hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....