Sungai Banyu Raras Meluap, Puluhan Warga Banjarasem Mengungsi
- 01 Feb 2026 19:41 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Banjir akibat meluapnya Sungai Banyu Raras merendam permukiman warga di Banjar Dinas Kalanganyar, Desa Banjarasem, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu 31 Januari 2026 malam sekitar pukul 23.00 WITA setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah setempat.
Luapan air sungai menyebabkan sedikitnya 11 rumah warga terendam dan ratusan meter area permukiman tertutup lumpur. Kondisi ini memaksa puluhan warga meninggalkan rumah untuk menghindari risiko yang lebih besar.
Sebanyak 21 kepala keluarga atau sekitar 60 jiwa mengungsi ke wantilan dan balai banjar terdekat. Selain itu, kerugian material dilaporkan mencapai puluhan juta rupiah, termasuk lima tembok pagar jebol, satu unit molen proyek hanyut, serta 10 ekor ayam milik warga hilang. Dalam kejadian ini tidak terdapat korban jiwa.
Kasi Humas Polres Buleleng IPTU Yohana Rosalin Diaz menjelaskan, banjir terjadi akibat luapan sungai yang tidak mampu menampung debit air. “Berdasarkan laporan yang kami terima, air Sungai Banyu Raras meluap ke permukiman warga karena intensitas hujan yang cukup tinggi dalam waktu lama. Luapan air masuk ke rumah-rumah warga di Banjar Dinas Kalanganyar dan menyebabkan genangan serta lumpur di lingkungan pemukiman,” jelasnya, Minggu 1 Januari 2026.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Polsek Seririt di bawah pimpinan Kapolsek Seririt Kompol I Ketut Suparta, S.H., M.H., segera melakukan penanganan di lokasi. Personel kepolisian bersama Camat Seririt I Putu Satriawan, S.H., M.H., BPBD Kabupaten Buleleng, satu unit Damkar Seririt, serta warga melaksanakan gotong royong membersihkan lumpur sejak Minggu pagi.
“Personel Polsek Seririt langsung turun ke lokasi untuk membantu warga membersihkan lumpur sisa banjir dan memastikan situasi kembali aman dan kondusif. Kegiatan gotong royong ini dilakukan bersama unsur terkait dan masyarakat sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang terdampak bencana,” tambah IPTU Yohana.
Selain pembersihan, bantuan kemanusiaan juga disiapkan bagi warga terdampak. Melalui koordinasi BPBD Kabupaten Buleleng dan Dinas Sosial, bantuan akan disalurkan kepada 21 kepala keluarga berupa paket sembako, selimut, matras, perlengkapan kebersihan, serta pakaian layak pakai untuk membantu pemulihan pascabanjir.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....