ASDP Layani 3,4 Juta Penumpang Selama Arus Nataru
- 29 Jan 2026 15:59 WIB
- Singaraja
KBRN, Negara: PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat kinerja positif selama penyelenggaraan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Selama periode tersebut, layanan penyeberangan di 15 lintasan pantauan nasional melayani sekitar 3,4 juta penumpang dengan kondisi operasional yang aman, lancar, dan terkendali, meski mobilitas masyarakat antardaerah terbilang tinggi.
Secara akumulatif, pada rentang H-10 hingga H+10 Nataru, jumlah penumpang yang menyeberang mencapai 3.445.335 orang. Angka ini meningkat sekitar 8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, total kendaraan yang dilayani tercatat sebanyak 850.426 unit atau tumbuh 6,7 persen, mencerminkan tingginya pergerakan masyarakat sekaligus efektivitas pengelolaan layanan penyeberangan nasional.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, Senin (5/1/2026) menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menjaga kelancaran arus berangkat dan arus balik Nataru. Menurutnya, keberhasilan ini tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga, antara lain Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian Perhubungan, Kementerian PUPR, Kepolisian RI, TNI, BMKG, Kementerian Kesehatan, asosiasi penyeberangan, hingga para pengguna jasa.
Heru menegaskan, sinergi yang solid dan terkoordinasi, baik di tingkat pusat maupun daerah, menjadi kunci utama terselenggaranya layanan Nataru dengan baik. Koordinasi tersebut memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat, pengelolaan arus yang adaptif, serta respons efektif terhadap dinamika di lapangan, sehingga operasional penyeberangan tetap stabil sepanjang libur panjang.
“Secara umum, layanan pada puncak arus berangkat dan balik Natal dan Tahun Baru 2026 berjalan lancar, aman, dan terkendali. Hal ini didukung pengaturan jadwal kapal, kesiapan sumber daya manusia, optimalisasi fasilitas pelabuhan, serta pemantauan intensif melalui posko terpadu. Kepatuhan pengguna jasa dalam membeli tiket secara daring melalui Ferizy juga sangat membantu menjaga keteraturan layanan,” ujar Heru usai menghadiri penutupan Posko Angkutan Nataru di Kementerian Perhubungan.
Seiring dengan capaian tersebut, Kementerian Perhubungan resmi menutup Posko Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 serta melakukan evaluasi bersama para pemangku kepentingan. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menilai penyelenggaraan angkutan Nataru tahun ini berlangsung dengan baik dan tidak diwarnai gangguan ekstrem yang berdampak signifikan. Ia menyebut Posko Nataru menjadi gambaran kuatnya sinergi antar kementerian, lembaga, pemerintah daerah, BUMN, dan operator transportasi, sekaligus menjadi rujukan penting dalam mempersiapkan angkutan Lebaran 2026.
Kinerja positif juga tercermin dari data harian. Berdasarkan catatan Posko ASDP pada H+10, yakni 4 Januari 2026 pukul 00.00 hingga 23.59 WIB, tercatat sebanyak 1.000 trip kapal beroperasi di 15 lintasan pantauan nasional dengan realisasi 204.069 penumpang. Jumlah tersebut meningkat 18,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dari sisi kendaraan, realisasi penyeberangan sepeda motor mencapai 21.478 unit atau melonjak 65,3 persen. Kendaraan roda empat tercatat sebanyak 19.541 unit, tumbuh 4,9 persen, sedangkan bus mencapai 1.650 unit atau naik 5,4 persen. Adapun truk yang menyeberang tercatat 9.170 unit, turun 10,7 persen, sejalan dengan pengaturan distribusi logistik selama periode Nataru. Secara keseluruhan, sebanyak 51.839 unit kendaraan menyeberang pada H+10, atau meningkat 19,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengatakan peningkatan jumlah penumpang dan mayoritas segmen kendaraan menunjukkan pengelolaan layanan penyeberangan berjalan optimal. Ke depan, ASDP akan terus memperkuat layanan, terutama pada lintasan-lintasan utama, sebagai bagian dari kesiapan menghadapi angkutan Lebaran mendatang.
ASDP juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, membeli tiket lebih awal, mengisi data identitas secara lengkap dan benar, serta datang ke pelabuhan sesuai jadwal. Komitmen peningkatan kualitas dan kelancaran layanan, menurut ASDP, akan terus dijaga tidak hanya pada masa Nataru, tetapi sepanjang tahun demi memastikan konektivitas antarpulau tetap terlayani bagi masyarakat Indonesia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....