Pedagang Kaki Lima Dukung Penataan Kota Jembrana
- 29 Jan 2026 15:27 WIB
- Singaraja
KBRN, Jembrana: Pemerintah Kabupaten Jembrana menyiapkan lokasi relokasi bagi pedagang kaki lima (PKL) sebagai bagian dari penataan kawasan perkotaan agar lebih tertib dan nyaman. Upaya tersebut mendapat respons positif dari para pedagang yang selama ini berjualan di sepanjang Jalan Ngurah Rai, tepatnya di sekitar Lapangan Dauhwaru.
Sejumlah PKL menyatakan kesiapannya untuk menempati lokasi baru yang telah disiapkan pemerintah daerah. Lahan relokasi tersebut diketahui masih berada di sekitar area usaha lama, sehingga dinilai tidak akan mengganggu aktivitas ekonomi pedagang.
Adapun lahan yang disiapkan merupakan aset milik Kementerian Keuangan yang telah difasilitasi melalui Perjanjian Pinjam Pakai antara Kementerian Keuangan dan Pemerintah Kabupaten Jembrana. Selain itu, Pemkab Jembrana juga menyiapkan satu bidang lahan lain di sisi barat yang merupakan milik Pemerintah Provinsi Bali.
Kesiapan relokasi tersebut disampaikan langsung para pedagang saat berdialog dengan Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, ketika melakukan peninjauan lokasi relokasi, Senin (5/1/2026).
Para pedagang menilai kebijakan relokasi ini sebagai solusi yang adil dan saling menguntungkan. Selain tetap mempertahankan mata pencaharian, penataan ini juga diharapkan dapat mengurangi kepadatan dan meningkatkan ketertiban lalu lintas di kawasan Jalan Ngurah Rai.
“Pada prinsipnya kami siap pindah. Lokasinya juga dekat, hanya menyeberang dari tempat sebelumnya,” ujar salah seorang pedagang.
Sementara itu, Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan menegaskan bahwa pemerintah daerah memastikan lokasi relokasi telah dipersiapkan dengan mempertimbangkan aspek kenyamanan, aksesibilitas, dan potensi ekonomi bagi para PKL. Pemerintah juga berkomitmen melengkapi lokasi tersebut dengan sarana pendukung.
“Kami akan menyiapkan fasilitas penunjang seperti penerangan, air bersih, hingga pengelolaan kebersihan. Harapannya, penataan kota berjalan tanpa mematikan sumber penghidupan pedagang,” kata Bupati Kembang.
Selain meninjau lahan relokasi PKL, Bupati Jembrana juga mengecek sejumlah fasilitas publik di kawasan Gedung Ir. Soekarno, termasuk jogging track yang sebelumnya mendapat banyak keluhan dari masyarakat.
“Pembatas antara jalur jogging dan kolam yang rusak sudah kita perbaiki, termasuk pembatas di bagian dalam. Semua sudah ditangani,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kembang juga meninjau penataan wajah depan kawasan Kebun Raya Jembrana. Penataan difokuskan pada perbaikan dan penegasan tulisan nama Kebun Raya Jembrana agar lebih mudah terlihat dan dikenali masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....