Warga Pertanyakan Bendungan Tamblang Melalui Halo RRI

  • 27 Jan 2026 13:42 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Halo RRI menindaklanjuti pertanyaan warga Desa Menyali terkait akses Bendungan Tamblang serta kondisi jalan Sangsit hingga Sawan yang terdampak pembangunan bendungan.Masyarakat berharap bendungan tersebut dapat segera diakses, sekaligus meminta kejelasan terkait kondisi jalan Sangsit hingga Sawan yang mengalami kerusakan akibat pembangunan bendungan.

Laporan disampaikan oleh Made Budiana pada Senin, 26 Januari 2026 warga Menyali, yang menyebut masyarakat ingin mengetahui kepastian pembukaan bendungan karena hingga kini masih belum bisa dimasuki. Selain itu, pembangunan Bendung Tamlang juga berdampak pada kondisi jalan di sekitar lokasi yang dinilai rusak dan berlubang.

“Kami mohon informasi kapan Bendung Tamblang akan dibuka untuk umum karena masyarakat ingin masuk dan memanfaatkannya. Selain itu, pembangunan bendungan juga berdampak pada kerusakan jalan dari Sangsit hingga Sawan. Berdasarkan informasi yang kami terima, perbaikan jalan baru akan dilakukan setelah pembangunan bendungan selesai,” ujar Made Budiana melapor ke Halo RRI.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Halo RRI mengonfirmasi kepada Dinas PUTR Buleleng, Putu Adipta Eka Putra, ia menjelaskan bahwa kewenangan Bendungan Tamblang berada di bawah Balai Wilayah Sungai Bali-Penida.

Ia mengatakan, Dinas PUTR Buleleng akan segera berkoordinasi dengan pihak Balai Wilayah Sungai Bali-Penida untuk memastikan kapan bendungan tersebut dapat dibuka untuk umum. Menurutnya, saat ini masih terdapat beberapa pekerjaan internal seperti perbaikan dan renovasi di dalam kawasan bendungan.

“Kalau sudah benar-benar selesai, tentu bendungan akan dibuka untuk publik. Kami akan koordinasikan dan informasikan kembali kepada masyarakat,” kata Adipta saat dikonfirmasi saat Halo RRI.

Terkait kondisi jalan Sangsit hingga Sawan, ia menjelaskan bahwa sebagian ruas jalan sudah dilakukan perbaikan. Namun, masih terdapat beberapa titik yang berlubang akibat kondisi lalu lintas dan aktivitas pembangunan. Ia memastikan, perbaikan jalan akan kembali dilakukan pada tahun ini melalui penambalan di sejumlah titik yang masih rusak.

Program Halo RRI terus menjadi ruang partisipasi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan persoalan di lingkungannya. Setiap laporan diteruskan kepada pihak berwenang dan dipublikasikan di rri.co.id sebagai bentuk komitmen RRI dalam menjembatani suara publik dengan pemegang kebijakan. (RRI/Salsabil Tsabita)

google-preference
Audio
Putar Audio

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....