Pasca Siaran TV Analog Dimatikan, KPID Bali Jamin Masyarakat Tetap Menikmati Siaran Berkualitas

  • 10 Apr 2023 08:17 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Pasca pemberhentian siaran televisi analog (analog switch off) pada tanggal 31 maret 2023 pukul 24.00 Wita lalu, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Bali menjamin masyarakat tetap mendapatkan siaran televisi yang berkualitas serta lebih bervariasi.

Ketua KPID Bali, I Gede Agus Astapa menyampaikan pasca diberlakukannya ASO di Bali, masyarakat akan mendapatkan kualitas siaran lebih baik melalui siaran digital, sekaligus mendapatkan siaran televisi yang lebih jernih dan teknologi yang jauh canggih. Ia menyebutkan, migrasi dari analog ke digital ini diharapkan dapat terjadi pemerataan sehingga siaran televisi bisa semakin berkualitas di seluruh penjuru Bali.

“Jadi masyarakat jangan khawatir yang tidak menonton analog atau ingin mendapatkan siaran, silakan nonton ke digital, digital sudah lengkap semua ada 30 channel dari pantauan kita kalau analog sebelumnya adalah 16, jadi sesungguhnya masyarakat sangat diuntungkan dengan adanya siaran TV digital karena gambar yang lebih bersih, suara jauh lebih jernih dan teknologi lebih canggih,” jelas Agus Astapa.

Agus Astapa menyebutkan, selain memberikan informasi terkait pemberhentian siaran televisi analog kepada masyarakat melalui sosialisasi, KPID Bali bertugas untuk mengawasi konten atau isi siaran TV maupun radio sehingga masyarakat dapat menikmati siaran yang berkualitas.

“Jadi kita memantau bagaimana masyarakat mendapatkan isi siaran, jadi semua siaran Tv sudah pindah jadi itulah tugas kita di KPID yaitu mengawasi isi konten siaran TV maupun radio sehingga yang penting masyarakat tetap mendapatkan siaran,” ungkapnya.

Ketua KPID Bali tersebut juga memastikan masyarakat dapat meninkmati siaran Televisi dengan baik, jikalau karena televisinya belum mirasi ke digital. Lebih lanjut, Agus Astapa mengungkapkan program suntik mati siaran TV analog (analog switch off) ini merupakan kebijakan negara yang harus didukung oleh seluruh Komponen masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....