Fungsi Akar yang Penting untuk Kelangsungan Tanaman

  • 06 Des 2025 22:08 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Akar sering kali tidak terlihat karena tersembunyi di dalam tanah, tapi justru bagian inilah yang memegang peranan besar bagi kehidupan sebuah tanaman. Tanpa akar yang kuat, tanaman tidak bisa berdiri tegak, tidak bisa menyerap nutrisi, bahkan tak mampu berkembang dengan baik.

Menariknya lagi, tidak semua akar tumbuh ke bawah. Ada akar yang justru tumbuh keluar tanah, bergantung pada arah tumbuh yang disebut hidrotrop (menuju air) dan geotrop (menuju pusat bumi). Makanya, tanaman seperti teratai dan eceng gondok memiliki akar yang mengarah ke air, sementara pohon mangga atau beringin menghujam kokoh ke dalam tanah.

Berikut tujuh fungsi akar yang sangat penting bagi tanaman dikutip dari laman Garden Center:

1. Menyerap Nutrisi dan Mineral

Akar adalah “mulut” tanaman. Melalui jaringan halusnya, akar menyerap berbagai nutrisi—baik organik maupun anorganik—yang ada di dalam tanah. Air menjadi unsur yang paling mudah diserap sehingga tanaman membutuhkan sekitar 80% air sebagai nutrisi utama.

2. Menopang Tanaman agar Berdiri Kokoh

Fungsi paling mendasar dari akar adalah sebagai penopang. Akar yang memanjang dan menguat di dalam tanah membuat tanaman tidak mudah roboh meskipun tertiup angin atau hujan. Semakin kuat akarnya, semakin stabil pertumbuhan tanamannya.

3. Ikut Berperan dalam Fotosintesis

Meski daun dikenal sebagai tempat utama fotosintesis, beberapa tanaman memiliki akar yang juga bisa menghasilkan makanan. Tanaman tertentu seperti bakau dan anggrek epifit memiliki klorofil pada akarnya sehingga mampu mengubah air dan karbondioksida menjadi karbohidrat.

Namun, kemampuan ini hanya dimiliki oleh jenis tanaman tertentu.

4. Menjadi Tempat Penyimpanan Cadangan Makanan

Umbi-umbian seperti kentang, singkong, dan ubi jalar adalah contoh tanaman yang menyimpan cadangan makanan pada akarnya. Selain itu, beberapa tanaman gurun seperti kaktus dan kurma dapat menyimpan air dalam jumlah besar di bagian akar untuk bertahan di lingkungan kering.

5. Membantu Gerak Tumbuhan

Akar juga berperan dalam gerak tropisme, yaitu gerakan tumbuhan yang dipengaruhi rangsangan luar. Misalnya:

  • Geotropisme: akar tumbuh ke bawah
  • Hidrotropisme: akar menuju sumber air
  • Tigmotropisme: akar bereaksi saat menyentuh objek

Gerakan ini membantu tanaman mendapatkan nutrisi terbaik untuk bertahan hidup.

6. Alat Pernapasan pada Tanaman Tertentu

Ada tanaman yang memiliki akar khusus untuk bernapas. Misalnya pohon beringin yang memiliki akar menggantung, serta tanaman tembakau yang memiliki akar modifikasi bernama pneumatofora. Akar ini membantu tanaman mendapatkan oksigen terutama di tempat dengan kondisi tanah padat atau tergenang.

7. Membantu Reproduksi Tanaman

Beberapa tanaman berkembang biak melalui akar, terutama melalui tunas akar, stolon, atau rhizoma. Contohnya adalah tumbuhan paku dan beberapa jenis tanaman merambat. Akar memungkinkan tanaman memperluas area tumbuh dan memperbanyak diri secara vegetatif.

Walaupun tidak tampak dari permukaan tanah, akar adalah struktur vital yang menentukan hidup matinya sebuah tanaman. Mulai dari menyerap nutrisi, menopang tubuh tanaman, hingga membantu reproduksi—akar benar-benar menjadi fondasi utama pertumbuhan.

Tanpa akar, tidak ada tanaman yang bisa bertahan hidup.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....