Bandara Ngurah Rai Tambah Penerbangan Langsung Singapura
- 18 Nov 2025 12:26 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Bali semakin mudah dijangkau dari Singapura. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai menambah opsi penerbangan langsung dengan hadirnya maskapai TransNusa, memperkuat posisi pulau dewata sebagai destinasi global yang strategis dan populer.
Penerbangan perdana TransNusa menggunakan pesawat Airbus A320 dengan nomor 8B-551 berangkat dari Denpasar pukul 07.30 WITA dan tiba di Singapura pukul 09.55 WITA. Penerbangan balik 8B-552 dijadwalkan berangkat dari Singapura pukul 10.55 WITA dan tiba kembali di Denpasar pukul 13.30 WITA. Rute ini akan beroperasi enam kali seminggu, setiap Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, dan Minggu, mulai 17 November 2025.
Dalam penerbangan perdana Senin (17/11/2025) pagi, digelar seremonial di boarding gate terminal internasional dengan pengalungan bunga kepada penumpang, pemotongan pita, dan kue. Acara dihadiri manajemen Bandara, pejabat PT TransNusa Aviation Mandiri, serta berbagai stakeholder penerbangan.
General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ahmad Syaugi Shahab, menyambut positif rute baru ini. “Kami menyambut dengan hangat penerbangan perdana TransNusa dari Denpasar ke Singapura. Pembukaan rute ini selain memperluas pilihan konektivitas internasional dari Bali juga mencerminkan tingginya kepercayaan industri aviasi terhadap potensi pasar Bali," ujarnya.
Syaugi menambahkan selain menghadirkan pilihan penerbangan baru, pembukaan rute Denpasar–Singapura oleh TransNusa memperkuat posisi Bali sebagai destinasi internasional yang diminati wisatawan dan pelaku bisnis. Konektivitas ini juga menambah persaingan sehat antarmaskapai, sekaligus memberikan kenyamanan bagi penumpang yang ingin menjangkau Singapura dengan lebih fleksibel.,
“Saat ini trafik tujuan Singapura memang menjadi rute internasional tersibuk disepanjang tahun 2025, yang dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia, Singapore Airlines, Scoot Tiger Airways, Indonesia Airasia, KLM Royal Dutch, Batik Air, Jetstar Airways, dan Saudia Airlines. Dengan tambahan TransNusa, tentu akan memberikan nilai tambah bagi wisatawan dan masyarakat yang melakukan perjalanan bisnis maupun liburan.” ujar Syaugi
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa konektivitas langsung ke Singapura akan mendorong arus wisatawan sekaligus pertumbuhan ekonomi Bali. “Singapura merupakan salah satu hub penerbangan utama di Asia Tenggara. Dengan konektivitas langsung ini, kami optimistis arus wisatawan akan semakin meningkat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas Syaugi.
Saat ini Bandara Ngurah Rai melayani lebih dari 45 rute internasional dan 11 rute domestik dengan 51 maskapai. Kehadiran TransNusa menjadi bukti nyata komitmen bandara mendukung pengembangan konektivitas udara dan pariwisata Bali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....