Ogoh-ogoh di Jembrana Mulai Dinilai

  • 10 Mar 2023 16:29 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Negara : Pemkab Jembrana akan menggelar parade ogoh-ogoh dalam rangka menyambut hari raya Nyepi Tahun Baru Caka 1945. Lomba ogoh-ogoh ini akan dilaksanakan saat pengerupukan di Catus Pata, Jembrana. Sebelum perlombaan, semua ogoh-ogoh di setiap banjar dinilai dan diseleksi oleh tim penilai yang terdiri dari adat, seniman, dan dinas.

Penilaian ogoh-ogoh dilaksanakan secara roadshow di 5 kecamatan pada tanggal 9-10 Maret, dan dihadiri langsung oleh Bupati Jembrana I Nengah Tamba dan Wakil Bupati Jembrana IGN Patriana Krisna. Bupati Tamba, Jumat (10/3/2023) mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan para peserta sekaa truna truni serta memastikan proses penilaiannya sesuai dengan kriteria yang ditetapkan. Dirinya juga berharap agar kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melestarikan budaya Bali.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana, Anak Agung Komang Sapta Negara menjelaskan bahwa beberapa hal menjadi dasar penilaian ogoh-ogoh, seperti keunikan tema, komposisi, konstruksi, anatomi, kreativitas, ekspresi, pepayasan, dan nilai unsur agamanya.

"Seluruh peserta wajib memenuhi sejumlah syarat teknis, seperti ogoh-ogoh harus terbuat dari bahan ramah lingkungan, memiliki tinggi minimal 3 meter dan maksimal 5 meter, serta progres pembuatannya harus sudah mencapai di atas 80 persen," ucapnya.

Sebelumnya, tim sudah melakukan seleksi dari total 239 peserta yang mendaftar, dan terpilih 5 besar dari setiap kecamatan. Selanjutnya, penilaian dilakukan lagi hingga didapatkan 3 besar dari 5 kecamatan di Jembrana, sehingga terpilih 15 peserta yang akan tampil dalam lomba di Catus Pata depan kantor Bupati Jembrana saat pengerupukan.

Peserta yang lolos seleksi akan mendapatkan uang transport tambahan sebesar 7 juta rupiah. Lomba parade ogoh-ogoh ini sempat vakum pada tahun-tahun sebelumnya akibat pandemi, namun Pemkab Jembrana tetap mendukung kegiatan budaya seperti ini agar tetap hidup dan lestari di masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....