Seblak, Cita Rasa Pedas Khas Bandung

  • 20 Sep 2025 20:55 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja : Salah satu makanan khas Jawa Barat yang berhasil mencuri perhatian banyak orang, terutama generasi muda, adalah seblak. Makanan yang berasal dari Bandung ini kini tidak hanya digemari di daerah asalnya, tetapi juga sudah menyebar ke berbagai kota di Indonesia, bahkan mulai dikenal di luar negeri.

Seblak diperkirakan muncul pertama kali di Bandung sekitar tahun 2000-an. Konon, makanan ini terinspirasi dari kerupuk yang dimasak atau diolah agar tidak sekadar digoreng seperti biasa. Nama seblak sendiri dipercaya berasal dari bahasa Sunda, yang berarti terhenyak atau kaget, menggambarkan sensasi pedas yang langsung menyerang lidah ketika menyantapnya. Filosofi ini sangat sesuai dengan karakter kuliner Sunda yang seringkali menonjolkan rasa segar, pedas, dan gurih.

Seblak pada dasarnya terbuat dari kerupuk mentah yang direbus hingga lembek, kemudian dimasak bersama bumbu khas yang terbuat dari bawang putih, kencur, cabai, dan rempah lainnya. Inilah yang menjadi kunci kelezatan seblak, yaitu aroma kencur yang khas serta tingkat kepedasan cabai yang bisa disesuaikan dengan selera.

Selain kerupuk, seblak juga ditambahkan bahan-bahan lain seperti bakso, sosis, makaroni, mie, ceker ayam, telur, sayuran, bahkan seafood. Perpaduan bahan tersebut menjadikan seblak tidak hanya sekadar camilan, tetapi bisa menjadi hidangan utama yang mengenyangkan.

Seiring dengan popularitasnya, seblak mengalami berbagai inovasi yang menarik. Dulu, seblak hanya dikenal dalam bentuk seblak kering dan seblak basah. Namun kini, kita bisa menemukan berbagai kreasi seblak yang unik, misalnya seblak kuah pedas dengan level cabai hingga puluhan buah, seblak keju, seblak ramen, bahkan seblak dengan tambahan topping modern seperti keju mozarella. Kreativitas para pedagang kuliner membuat seblak terus relevan dan diminati banyak kalangan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....