BPMP Bali Pastikan SPMB Berjalan Transparan dan Berkeadilan

  • 10 Mei 2025 12:15 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Bali menegaskan bahwa Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ini akan dilaksanakan secara objektif, akuntabel, transparan, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi.

Penegasan ini disampaikan oleh Kepala Bagian Umum BPMP Provinsi Bali, Roni Karsidi, SH, M.Si, dalam kegiatan deklarasi komitmen pelaksanaan SPMB bersama seluruh pemangku kepentingan pendidikan, Jumat (9/5/2025).

Roni menyampaikan bahwa perubahan dari sistem PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) ke SPMB merupakan bentuk upaya untuk menyempurnakan proses penerimaan siswa agar lebih berpihak kepada anak didik. Ia menekankan bahwa semua anak harus bersekolah, sehingga sistem yang diterapkan seharusnya mendukung, bukan menjadi hambatan.

"Anak-anak kita semua harus sekolah. Itu dasar kita. Maka sistemnya harus mendukung, bukan malah menghambat," ujarnya.

Ia menyebutkan bahwa tahapan SPMB telah diawali dengan sosialisasi yang masif serta kolaborasi intensif dengan Dinas Pendidikan kabupaten/kota, termasuk dalam penyusunan dan penyempurnaan petunjuk teknis (juknis).

"Kolaborasi luar biasa dari OPD terkait, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten, sangat kami apresiasi," ucapnya.

Dalam prosesnya, BPMP Bali turut melakukan verifikasi daya tampung di masing-masing satuan pendidikan. Roni menekankan bahwa SPMB bukan hanya sistem administratif, tetapi juga bentuk tanggung jawab bersama dalam memastikan tidak ada anak yang terhambat untuk mendapatkan pendidikan karena sistem yang tidak berpihak.

Terkait tantangan zonasi yang masih menjadi pekerjaan rumah di banyak daerah, termasuk di luar Bali, Roni mengakui masih ada banyak hal yang perlu dibenahi. Namun ia optimistis bahwa dengan kolaborasi berjenjang antara pusat dan daerah, sistem pendidikan akan terus membaik.

"Kami ingin kolaborasi ini sejalan terus, mesra terus, seperti orang menikah. Demi anak-anak kita," ucapnya.

Di akhir acara, dilakukan penandatanganan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menjalankan SPMB sesuai juknis yang telah disusun. Roni menyampaikan bahwa BPMP Provinsi Bali terbuka untuk diskusi dan pertukaran pikiran dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di Bali.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....