Makna Hari Purnama Bagi Umat Hindu

  • 14 Mar 2025 16:39 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Tepat hari ini, Jumat (14/3/2025) Umat Hindu merayakan Hari Purnama. Sama dengan Tilem, Hari Purnama juga dirayakan berdasarkan sasih (bulan) tiap 15 hari sekali dalam setiap bulannya.

Sehingga, hal itu bisa disimpulkan bahwa dalam 1 tahun Umat Hindu merayakan 12 kali hari raya Purnama serta 12 kali hari raya Tilem. Melansir laman Pemkab Badung, pada hari Purnama Umat Hindu memuja Sang Hyang Chandra (Dewa Bulan).

Sedangkan pada hari raya Tilem Umat Hindu memuja Sang Hyang Surya (Dewa Matahari). Kombinasi hari Purnama dan Tilem ini adalah penyucian terhadap Sang Hyang Rwa Bhinneda yakni Sang Hyang Chandra dan Surya.

Ilustrasi persembahyangan Hari Purnama (Foto: RRI/Irene Amora)

Purnama dan Tilem merupakan hari suci bagi umat Hindu, dirayakan untuk memohon berkah dan karunia dari Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa). Hari Purnama, sesuai dirayakan setiap malam bulan penuh (Sukla Paksa).

Pada hari Purnama, bertepatan dengan Sang Hyang Candra beryoga. Pada hari suci ini semua umat manusia menyucikan diri lahir batin dengan melakukan upacara persembahyangan serta menghaturkan yadnya kehadapan Sang Hyang Widhi Wasa.

Tak hanya itu, pada hari Purnama dan Tilem sebaiknya umat melakukan pembersihan lahir batin. Dengan demikian, selain bersembahyang mengadakan puja bhakti kehadapan Hyang Widhi untuk memohon anugrah-Nya, umat Hindu juga hendaknya melakukan pembersihan badan dengan air yang disebut melukat.

Ilustrasi melakukan pembersihan diri atau melukat (Foto: RRI/Irene Amora)

Kondisi bersih secara lahir dan batin ini sangat penting karena dalam keadaan jiwa yang bersih maka akan muncul pikiran, perkataan dan perbuatan yang bersih pula. Kebersihan juga sangat penting dalam mewujudkan kebahagiaan, terutama dalam hubungan dengan pemujaan kepada Hyang Widhi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....