Sindrom Putri Tidur: Gangguan Tidur yang Langka
- 16 Feb 2025 15:30 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja: Sindrom putri tidur atau Kleine-Levin Syndrome (KLS) adalah gangguan langka yang menyebabkan seseorang tidur berlebihan, bahkan hingga 20 jam sehari. Kondisi ini dapat berlangsung selama beberapa hari hingga berbulan-bulan dan lebih sering dialami oleh remaja laki-laki.
Penyebab Sindrom Putri Tidur
Dikutip dari laman Alodokter, penyebab pasti sindrom ini belum diketahui. Namun, para ahli menduga adanya gangguan pada bagian otak yang mengatur pola tidur, nafsu makan, dan suhu tubuh, seperti hipotalamus dan talamus. Faktor genetik serta penyakit autoimun juga disebut berperan dalam kemunculannya.
Gejala Sindrom Putri Tidur
Selain tidur berlebihan, penderita sindrom ini dapat mengalami:
• Sulit bangun di pagi hari
• Halusinasi dan kebingungan
• Perubahan suasana hati drastis
• Nafsu makan berlebihan
• Perilaku kekanak-kanakan
• Meningkatnya dorongan seksual
Gejala ini bisa muncul dan menghilang dalam periode tertentu. Setelah satu episode berakhir, penderita biasanya mengalami depresi dan gangguan daya ingat.
Sulitnya Diagnosis Sindrom Putri Tidur
Karena gejalanya menyerupai penyakit saraf atau gangguan kejiwaan lain, diagnosis sindrom putri tidur bisa memakan waktu bertahun-tahun. Tes medis seperti sleep study, CT scan, MRI, dan tes darah sering dilakukan untuk memastikan kondisi ini serta menyingkirkan kemungkinan penyakit lain.
Sindrom putri tidur memang langka, tetapi memahami gejalanya dapat membantu penderita mendapatkan penanganan yang lebih cepat dan tepat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....