Penggunaan Jaring Krakat Berisiko Merusak Ekosistem Laut di Jembrana

  • 01 Feb 2025 11:15 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Penggunaan jaring krakat atau pakis yang digunakan oleh sejumlah nelayan di Desa Air Kuning, Kecamatan Jembrana, kembali memicu kekhawatiran tentang kerusakan ekosistem laut di wilayah tersebut. Jaring besar yang ditarik dari pinggir pantai ini, yang dikenal dengan nama beach seine, pernah dilarang sebelumnya karena dampaknya yang merusak terumbu karang dan menjerat semua jenis ikan, termasuk yang berukuran kecil.

Menurut Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Jembrana, I Made Widanayasa, Sabtu (1/2/2025) mengatakan jaring krakat memang banyak digunakan di beberapa pesisir pantai yang berpasir, namun hal ini tetap menimbulkan masalah ekologis.

Jaring krakat dikenal memiliki ukuran mata jaring yang sangat kecil, sehingga tidak hanya menangkap ikan besar, tetapi juga ikan-ikan kecil yang belum berkembang biak. Hal ini dapat mengganggu keseimbangan populasi ikan di perairan. Penggunaan jaring krakat ini melibatkan 10 hingga 13 nelayan yang bekerja sama untuk menebar dan menarik jaring dari pantai. Panjang jaring yang digunakan dapat mencapai hingga satu kilometer, yang semakin memperburuk dampak lingkungan karena proses penarikan jaring yang memakan waktu lama.

Widanayasa menambahkan bahwa penggunaan alat tangkap ini tidak biasa digunakan oleh nelayan Bali, yang lebih cenderung menggunakan jaring tradisional atau pancing di laut. Bahkan, diketahui bahwa beberapa oknum nelayan mendatangkan tenaga dari luar desa untuk menggunakan jaring krakat, yang semakin memperburuk keadaan.

Salah satu solusi yang telah diterapkan di beberapa wilayah seperti Candikusuma dan Pebuahan adalah dengan menggantikan penggunaan jaring krakat dengan metode yang lebih ramah lingkungan, seperti keramba jaring apung. Metode ini memungkinkan nelayan tetap memiliki sumber pendapatan tanpa merusak lingkungan laut.

Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi pihak terkait untuk terus memberikan edukasi kepada nelayan tentang pentingnya menjaga ekosistem laut agar tidak hanya menguntungkan nelayan saat ini, tetapi juga dapat diwariskan untuk generasi mendatang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....