Pura Prapat Agung, Pura di Kawasan TNBB
- 14 Jan 2025 06:24 WIB
- Singaraja
KBRN, Negara: Keberadaan Pura Prapat Agung yang terletak di kawasan hutan Taman Nasional Bali Barat (TNBB), perbatasan Jembrana-Buleleng memiliki perjalanan puluhan tahun hingga terbangun saat ini. Bangunan Pura yang berdiri di lahan seluas 1,5 hektare di bebatuan karang dan bukit yang miring. Serta kawasan pura taman beji juga terdapat adanya tiga telaga warna warni, dilahan seluas 50 are. Letak pura berhadapan dengan medan hutan berada di puncak perbukitan dan kontur tanah berkarang, yang memilki kemiringan cukup curam. Ketua
Dibangunnya pura prapat Agung, dimulai sejak 1991, dimana saat membuka lahan hutan diawali nyukat genah. Pencarian titik koordinat untuk bangunan pelinggih, dulunya banyak ditemukan kendala. Selain pembukaan lahan hutan berhadapan dengan pepohonan besar, berikut penebangan dilakukan selektif agar tak merusak dengan seijin pengelolaan Taman Nasional Bali Barat. Penentuan koordinat pura, disesuaikan dengan sukat atau ukuran berhadapan dengan medan hutan berada dipuncak perbukitan dan kontur tanah berkarang dengan kemiringan cukup curam.
Sukat pura diambil dari Sukat Pita Maha di Griya Mas Gianyar. Keberadaan pura Prapat Agung dipuncak perbukitan Prapat Agung dan sewaktu nyukat genah banyak kesulitan, lantaran letak pembangunan pura persis berada diposisi kemiringan yang berbukit.
"Meski sekarang bangunan pelingih-pelingih sudah lengkap, namun sejak dimulainya pembangun memakan waktu panjang, sejak dibangun sampai sekarang hampir berjalan 34 tahun, " ujar Ketua Prawerti Saba Kabupaten Jembrana Ida Bagus Susrama, Senin (13/1/2025).
Pura Prapat Agung merupakan salah satu jejak petilasan perjalanan darmayatra Ida Peranda Sakti Waurauh di Bali, khususnya di wilayah Jembrana dan Buleleng. Bangunan pelinggih-pelinggih dan pelengkap bangunanya mengunakan konsep trimandala. Di utama mandala terdiri Pelinggih padmasana, Pelinggih Danghyang Nirarta, Pelinggih Dang Astapaka, Ratu Nyoman, Pelinggih Taksu, Pelinggih Gedong Ibu, serta pepelik. Sedangkan di pelinggih Payogan yang lengkap ada sumur diatas batu karang, posisinya disisi utara bangunan utama. Sementara di madya terdapat beberapa bangunan pelengkap, bale gong, bale pesandekan, bale pewedaan, bale banten. Sedangkan dinista terdapat wangunan bale kulkul, dapur tempat pesayuban dan MCK.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....