Jelang Tahun Baru, Kariyasa Adnyana Ingatkan Ancaman Rabies di Buleleng

  • 21 Des 2022 05:59 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Singaraja: Kasus rabies di Buleleng menjadi sorotan Anggota Komisi IX DPR RI Dapil Bali, I Ketut Kariyasa Adnyana. Masalah anjing liar yang dikhawatirkan membawa rabies dianggap cukup mengganggu sektor pariwisata. Terlebih saat ini jelang perayaan libur Natal dan Tahun Baru.

Buleleng yang memegang rekor tertinggi dengan kasus kematian 13 orang akibat gigitan anjing perlu mengambil langkah strategis. Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI menilai, jika tidak ditangani secara masif dan serius, dikhawatirkan akan berpengaruh pada kestabilan pariwisata.

“Rabies disini sangat tinggi. pariwisata itu sangat tergantung pada keamanan dan kesehatan. Harus cepat ditangani,” ungkapnya.

Anggota DPR RI yang membidangi kesehatan juga mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng segera menetapkan satus Kejadian Luar Biasa (KLB) untuk mempercepat proses penanganan rabies. Menurutnya penetapan KLB akan lebih efektif untuk segera melakukan penanganan dengan cepat.

Kariyasa juga berharap penanganan rabies ini menjadi tanggung jawab masyarakat. Terlebih saat ini perlu kesadaran untuk memastikan kondisi kesehatan termasuk tidak melepas liarkan anjing peliharaan.

Sekedar diketahui hingga berita diturunkan, adapun rincian dari pasien tewas akibat rabies didominasi Kabupaten Buleleng 13 orang, Bangli 3 orang, Jembrana 4 orang, Gianyar 1 orang, dan Karangasem 1 orang, sehingga total pasien meninggal sebanyak 22 orang di Bali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....