Kelompok Tani Anggur Amerta Nadi Terima Bantuan Screen House
- 17 Okt 2024 06:40 WIB
- Singaraja
KBRN, Singaraja : Kelompok Tani Amerta Nadi Desa Banjar, Senin (14/10/3024) menerima bantuan berupa bangunan screen house seluas 336 M2. Bangunan ini dilengkapi smart irigation dengan teknologi Internet of Things (IoT).
Kepala Dinas Pertanian didampingi oleh Kepala Bidang Hortikultura, Koordinator Kecamatan Banjar, Pejabat Fungsional PMHP, Pengurus Barang Pengguna dan PPL Wilbin Desa Banjar, secara langsung menyerahkan bantuan tersebut kepada Ketua Poktan Amerta Nadi, Desa Banjar, Made Budiasa.
Screen House adalah bangunan konstruksi yang dirancang secara khusus dari rumah kaca atau plastik tembus cahaya yang berfungsi untuk menghindari dan memanipulasi kondisi lingkungan agar tercipta kondisi lingkungan yang dikehendaki dalam pemeliharaan tanaman untuk berkembang secara optimal.
Pembangunan screen house modern merupakan salah satu upaya pengembangan pola pertanian modern dengan memanfaatkan teknologi Internet of Things (IoT) atau teknologi smart irigation untuk membantu proses pemeliharaan tanaman di dalam screen house, terutama dalam monitoring suhu udara, kelembaban tanah dan udara serta kontroling distribusi air dan pupuk.
Bangunan screen house nantinya diperuntukkan untuk tanaman komoditas anggur jenis introduksi dan merupakan buah yang dihidangkan di meja. Rencananya, yang akan ditanam adalah jenis Everes, Trans, Gosv, Akademik dan Taldun. Anggur introduksi harganya lebih mahal berkisar Rp100.000,- hingga Rp. 150.000,- per kilogram.
Selain bangunan screen house sebelumnya juga telah diserahkan bantuan sarana budidaya antara lain pupuk organik kompos 2.000 kg, NPK Mutiara 250 kg, POC 8 liter, tanah subur 20 M3, sekam 10 zak, arang sekam 10 zak, gunting pangkas 5 buah, refraktometer brix 2 unit dan benih tanaman anggur introduksi 50 pohon.
"Bersamaan penanaman anggur, bisa diintensifikasikan lahan yang kosong dalam screen house untuk penanaman melon dengan tabulapot, dan ini bisa dipanen sampai tiga kali penanaman tanpa mengganggu pertumbuhan anggur, sehingga dapat menambah omset petani," ucap Kadistan, Gede Melandrat dalam arahannya, dikutip dari laman resmi Dinas Pertanian Buleleng.
Bantuan screen house ini diharapkan menjadi contoh penerapan teknologi dengan smart irigation yang dapat memanipulasi kondisi lingkungan, mengendalikan OPT dan dapat mengenalkan anggur jenis introduksi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....