Bukan Sekadar Lapar, Ini Ciri Puasa yang Diterima
- 18 Mar 2026 15:29 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Memasuki penghujung bulan Ramadan, umat Muslim mulai merenungkan sejauh mana kualitas ibadah puasa yang telah dijalani. Tidak hanya menahan lapar dan haus, puasa sejatinya mengandung nilai spiritual yang mendalam. Banyak yang bertanya, apa saja tanda-tanda puasa seseorang diterima?
Seorang tokoh agama M. Ali Susanto, dalam Dialoq Ramadan di PRO 1 RRI Singaraja melalui telepon menjelaskan, bahwa salah satu tanda utama diterimanya puasa adalah adanya perubahan perilaku menjadi lebih baik. “Jika setelah berpuasa seseorang menjadi lebih sabar, jujur, dan peduli terhadap sesama, itu merupakan indikasi positif bahwa puasanya membawa dampak,” ujarnya.
Selain itu, hati yang terasa lebih tenang dan dekat dengan ibadah juga menjadi tanda lainnya. Orang yang puasanya diterima cenderung lebih ringan dalam menjalankan salat, membaca Al-Qur’an, serta melakukan amalan kebaikan lainnya tanpa merasa terbebani.
Tidak hanya itu, meningkatnya kepekaan sosial juga menjadi ciri penting. Selama Ramadan, banyak umat Muslim yang lebih dermawan, gemar berbagi, dan peduli terhadap kondisi orang lain. Sikap ini diharapkan tetap terjaga bahkan setelah Ramadan berakhir.
Di sisi lain, tanda puasa yang diterima juga terlihat dari kemampuan seseorang dalam menahan diri dari perbuatan buruk, seperti berkata kasar, berbohong, atau marah berlebihan. Puasa bukan hanya menahan fisik, tetapi juga mengendalikan emosi dan lisan.
Masyarakat diimbau untuk tidak hanya fokus pada ritual, tetapi juga pada perubahan diri secara menyeluruh. Ramadan menjadi momentum untuk memperbaiki kualitas diri, sehingga nilai-nilai kebaikan dapat terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan memahami tanda-tanda ini, diharapkan umat Muslim dapat menjadikan puasa sebagai sarana pembentukan karakter yang lebih baik, bukan sekadar kewajiban tahunan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....