Doa setelah Khataman Al-Qur’an dan Maknanya
- 07 Mar 2026 16:41 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID,Singaraja - Bulan Ramadan menjadi waktu yang istimewa bagi umat Muslim untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Salah satu amalan yang banyak dilakukan selama Ramadan adalah memperbanyak membaca Al-Qur’an hingga khatam atau menyelesaikan seluruh bacaan ayat Al-Qur’an. Setelah khatam, umat Muslim biasanya membaca doa khotmil Qur’an sebagai bentuk syukur dan harapan atas keberkahan dari Al-Qur’an.
Doa khotmil Qur’an dipanjatkan sebagai permohonan agar Al-Qur’an tidak hanya dibaca, tetapi juga menjadi petunjuk dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Di bulan Ramadan, amalan membaca Al-Qur’an memiliki keutamaan yang lebih besar, sehingga banyak umat Muslim menjadikan bulan suci ini sebagai momentum untuk menyelesaikan bacaan Al-Qur’an.
Salah satu bacaan doa khotmil Qur’an yang umum dibaca adalah sebagai berikut:
Teks Arab:
اللَّهُمَّ ارْحَمْنَا بِالْقُرْآنِ، وَاجْعَلْهُ لَنَا إِمَامًا وَنُورًا وَهُدًى وَرَحْمَةً، اللَّهُمَّ ذَكِّرْنَا مِنْهُ مَا نَسِينَا، وَعَلِّمْنَا مِنْهُ مَا جَهِلْنَا، وَارْزُقْنَا تِلاَوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ، وَاجْعَلْهُ لَنَا حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
Latin:
Allahummarhamna bil Quran. Waj'alhu lana imaman wa nuran wa hudan wa rohmah. Allahumma dzakkirna minhu maa nasiina, wa 'allimna minhu maa jahilna, warzuqna tilawatahu aana-allaili wa athrafannahaar, waj'alhu li hujjatan ya rabbal 'alamin.
Artinya:
“Ya Allah, rahmatilah kami dengan Al-Qur’an. Jadikanlah ia sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagi kami. Ya Allah, ingatkanlah kami apa yang kami lupa dari Al-Qur’an, ajarkanlah kami apa yang tak kami ketahui dari Al-Qur’an, berilah kami karunia untuk dapat membacanya malam maupun siang hari, dan jadikanlah ia hujah bagi kami, wahai Tuhan semesta alam.”
Doa ini memiliki makna yang sangat mendalam. Umat Muslim memohon agar Al-Qur’an menjadi pedoman hidup yang membawa rahmat dan petunjuk, serta menjadi penolong atau syafaat di akhirat kelak. Selain itu, doa ini juga menjadi harapan agar seseorang selalu diberi kemudahan untuk membaca dan memahami Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Momentum Ramadan sering dimanfaatkan untuk mengadakan kegiatan khataman Al-Qur’an, baik secara individu maupun bersama-sama di masjid, mushala, atau lingkungan masyarakat. Tradisi ini tidak hanya memperkuat ibadah, tetapi juga mempererat kebersamaan dan semangat mempelajari Al-Qur’an.
Melalui doa setelah khataman Al-Qur’an, umat Muslim diingatkan bahwa membaca Al-Qur’an bukan hanya untuk diselesaikan, tetapi juga untuk dipahami dan diamalkan. Dengan demikian, nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an dapat menjadi pedoman dalam menjalani kehidupan, khususnya di bulan Ramadan yang penuh keberkahan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....