Apa itu Malam Lailatul Qadar? Berikut Keistimewaan, Tanda-Tanda, dan Cara Meraihnya

  • 06 Mar 2026 12:08 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Lailatul Qadar merupakan salah satu malam paling istimewa dalam bulan Ramadan. Malam ini diyakini sebagai malam penuh kemuliaan dan keberkahan, bahkan nilainya disebut lebih baik dari seribu bulan. Karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Berikut beberapa penjelasan mengenai Lailatul Qadar.

Apa Itu Malam Lailatul Qadar?

  • Lailatul Qadar adalah malam yang sangat mulia dalam bulan Ramadan.
  • Malam ini disebutkan dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan.
  • Lailatul Qadar diyakini sebagai malam turunnya Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW.
  • Malam ini menjadi waktu penuh rahmat, ampunan, dan keberkahan bagi umat Islam yang menghidupkannya dengan ibadah.

Kapan Terjadinya Malam Lailatul Qadar

Waktu pasti terjadinya Lailatul Qadar tidak disebutkan secara spesifik dalam Al-Qur’an maupun hadis. Namun Nabi Muhammad SAW memberikan petunjuk bahwa malam tersebut dicari pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil.

Beberapa hadis yang menjadi dasar penjelasan tersebut antara lain:

  • Nabi Muhammad SAW bersabda:

    “Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadan.”

    (HR. Bukhari dan Muslim)

  • Dalam riwayat lain Nabi juga bersabda:

    “Carilah Lailatul Qadar pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir Ramadan.”

    (HR. Bukhari)

Berdasarkan hadis tersebut, para ulama menjelaskan bahwa kemungkinan Lailatul Qadar terjadi pada malam:

  • Malam ke-21 Ramadan
  • Malam ke-23 Ramadan
  • Malam ke-25 Ramadan
  • Malam ke-27 Ramadan
  • Malam ke-29 Ramadan

Sebagian ulama bahkan berpendapat malam ke-27 Ramadan sering dianggap sebagai malam yang paling kuat kemungkinan terjadinya Lailatul Qadar. Namun tetap tidak ada kepastian, sehingga umat Islam dianjurkan untuk menghidupkan seluruh malam di sepuluh hari terakhir Ramadan dengan ibadah.

Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar

Beberapa hadis Nabi Muhammad SAW juga menjelaskan tanda-tanda Lailatul Qadar, di antaranya:

  • Malam terasa tenang dan damai, tidak terlalu panas maupun dingin.
  • Langit terlihat cerah dan penuh ketenangan.
  • Hati orang yang beribadah terasa lebih khusyuk dan tenteram.
  • Keesokan harinya matahari terbit dengan cahaya lembut dan tidak menyilaukan.

Hal ini berdasarkan sabda Nabi Muhammad SAW:

“Matahari pada pagi hari setelah Lailatul Qadar terbit tanpa sinar yang menyilaukan.”

(HR. Muslim)

Cara Mendapatkan Keutamaan Lailatul Qadar

Agar dapat meraih keberkahan malam Lailatul Qadar, Nabi Muhammad SAW menganjurkan umatnya untuk memperbanyak ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan, seperti:

  • Menghidupkan malam dengan shalat, seperti shalat tarawih, tahajud, dan witir.
  • Memperbanyak membaca Al-Qur’an serta merenungi maknanya.
  • Memperbanyak doa dan istighfar, memohon ampunan kepada Allah SWT.
  • Berdzikir dan bersedekah sebagai bentuk amal kebaikan.
  • Berusaha menghidupkan seluruh sepuluh malam terakhir Ramadan, karena tidak ada yang mengetahui secara pasti kapan Lailatul Qadar terjadi

Salah satu doa yang dianjurkan Nabi untuk dibaca saat mencari Lailatul Qadar adalah:

“Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni.”

Artinya: Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf dan menyukai memaafkan, maka maafkanlah aku.

(HR. Tirmidzi)

Melalui berbagai amalan tersebut, sepuluh malam terakhir Ramadan menjadi momentum bagi umat Islam untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Dengan memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin, diharapkan setiap Muslim dapat meraih keberkahan malam Lailatul Qadar yang penuh kemuliaan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....