Tren Bukber Anak Muda Berubah Ramadan 2026
- 24 Feb 2026 13:29 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Ramadan 2026 menghadirkan perubahan menarik dalam tradisi buka bersama atau bukber di kalangan anak muda. Jika sebelumnya kafe estetik dan restoran cepat saji menjadi pilihan utama, kini sebagian remaja dan mahasiswa mulai menggeser preferensi ke konsep yang lebih sederhana dan ramah di kantong. Pergeseran ini dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kondisi ekonomi, kesadaran finansial, hingga keinginan memperkuat makna kebersamaan di bulan suci.
Sejumlah pelaku usaha kuliner di Kota Singaraja mengakui adanya perubahan pola reservasi selama dua pekan pertama Ramadan. Jika tahun-tahun sebelumnya meja penuh dipesan jauh hari, kini pemesanan cenderung dilakukan mendekati waktu berbuka dan dalam kelompok kecil. Di sisi lain, ruang terbuka seperti taman kota dan halaman kampus justru ramai dimanfaatkan untuk piknik sederhana. Anak muda memilih membawa makanan dari rumah atau membeli takjil di pedagang lokal untuk kemudian disantap bersama.
Fenomena ini juga diperkuat dengan tren berbagi menu hemat di media sosial. Banyak kreator konten membagikan rekomendasi paket bukber di bawah Rp50 ribu hingga ide potluck bersama teman. Selain lebih ekonomis, konsep ini dinilai lebih fleksibel dan tidak membebani satu pihak saja. Pengamat sosial menilai perubahan ini mencerminkan meningkatnya literasi keuangan generasi muda, sekaligus upaya menjaga keseimbangan antara gaya hidup dan kebutuhan selama Ramadan.
Meski demikian, pelaku industri kuliner tetap optimistis. Mereka mulai menyesuaikan strategi dengan menghadirkan paket berbuka hemat, diskon grup kecil, hingga promo waktu tertentu. Ramadan tetap menjadi momentum penting bagi sektor makanan dan minuman. Hanya saja, pola konsumsi kini lebih selektif dan terencana. Tradisi bukber tidak lagi sekadar soal tempat yang menarik untuk diunggah ke media sosial, tetapi kembali pada esensi silaturahmi dan kebersamaan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....