Sahur Lalu Tidur? Kenali Risikonya bagi Tubuh
- 19 Feb 2026 03:23 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Langsung tidur setelah makan sahur sangat tidak dianjurkan karena memicu asam lambung naik (GERD), gangguan pencernaan, risiko kegemukan, hingga risiko penyakit serius seperti stroke dan penyakit jantung. Idealnya, beri jeda minimal 2-3 jam setelah makan sebelum berbaring untuk memberi waktu lambung mencerna makanan.
Berikut penjelasan bahaya langsung tidur setelah sahur:
Asam Lambung Naik (GERD): Posisi berbaring membuat asam lambung mudah naik ke kerongkongan, menyebabkan heartburn (dada terasa terbakar).
Gangguan Pencernaan: Proses pencernaan melambat, menyebabkan perut kembung, begah, dan sembelit.
Kenaikan Berat Badan: Kalori yang masuk tidak dibakar menjadi energi, melainkan disimpan sebagai lemak.
Risiko Penyakit Kronis: Tekanan darah meningkat dan berisiko memicu serangan jantung serta stroke dalam jangka panjang.
Tubuh Lemas saat Bangun: Aliran darah difokuskan untuk pencernaan, bukan beristirahat, menyebabkan kualitas tidur buruk.
Tips mengatasi rasa kantuk setelah sahur:
Beraktivitas Ringan: Jalan santai, merapikan meja makan, atau membaca Al-Qur'an setelah shalat Subuh.
Tidur Lebih Awal: Pastikan istirahat malam cukup agar tidak terlalu mengantuk saat sahur.
Sahur Secukupnya: Hindari makanan berat berlebihan yang bikin ngantuk.
Jika sangat mengantuk, usahakan tidur dengan posisi kepala lebih tinggi (menggunakan bantal tambahan) agar asam lambung tidak naik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....