Inovasi Menu MBG: Pengganti Nasi untuk Siswa Berpuasa

  • 07 Mar 2025 07:50 WIB
  •  Singaraja

KBRN, Negara: Selama bulan Ramadhan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jembrana tetap berjalan. Namun, terdapat perubahan dalam menu yang diberikan kepada para siswa. Setelah libur sekolah selama satu minggu, Kamis (6/3/2025) menjadi hari pertama para siswa di Jembrana kembali menerima makanan bergizi gratis. Berbeda dari biasanya, makanan yang diberikan tidak lagi menggunakan tempat makan atau ompreng, melainkan dalam bentuk paket berisi susu, telur, snack, kurma, dan buah-buahan.

Selama bulan puasa, menu MBG mengalami penyesuaian yang dilakukan oleh Badan Gizi Nasional. Bagi siswa yang menjalankan puasa, mereka diperbolehkan membawa pulang paket makanan tersebut untuk berbuka puasa. Seorang siswa SDN 1 Banjar Tengah, Raden Roro Retno Wulandari Putri Utomo, mengungkapkan kegembiraannya atas perubahan menu ini.

“Dibawa pulang untuk buka puasa, masih puasa. Ada susu, kue, kurma, jeruk, sama telur,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kadek Aldi Noval Alzana, siswa dari sekolah yang sama, juga menyatakan bahwa perubahan menu ini berbeda dari sebelumnya. “Susu, biskuit, jajan, telur, kurma. Kalau biasanya dapat nasi, sekarang dapat jajanan,” katanya.

Komandan Kodim 1617 Jembrana yang juga menjadi pengawas program MBG di Jembrana, Letkol Inf M. Ardiansyah, menegaskan program ini tetap berjalan selama Ramadhan, meskipun dengan menu yang berbeda. “Makan bergizi gratis tetap diberikan kepada siswa, hanya saja bentuknya berbeda. Sebelumnya dalam bentuk nasi, sayur, dan protein, tetapi selama Ramadhan diganti dengan roti manis, susu, telur, dan buah-buahan. Kalorinya tetap diperhitungkan sesuai kebutuhan siswa dari TK, SD, hingga SMP dan SMA. Semua ini sudah diatur oleh Badan Gizi Nasional,” ucapnya.

Saat ini, Kabupaten Jembrana memiliki dua dapur umum yang melayani 4.446 siswa yang tersebar di 27 sekolah, termasuk 7 TK, 18 SD, dan 2 SMP. Sementara itu, berdasarkan data Dinas Pendidikan Jembrana, jumlah siswa dari TK hingga SMP di Jembrana mencapai 58 ribu, tersebar di 144 TK, 185 SD negeri dan swasta, serta 21 SMP negeri dan swasta. Dengan adanya penyesuaian ini, diharapkan program MBG tetap memberikan manfaat bagi siswa, terutama selama bulan Ramadhan, tanpa mengurangi asupan gizi yang dibutuhkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....