Tangisan Neymar Jr. usai Brasil Kalah dari Norwegia

  • 07 Jul 2026 11:06 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Tangisan Neymar Jr. menjadi salah satu momen paling emosional di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Megabintang Brasil itu tak mampu menahan air mata setelah timnya harus mengakui keunggulan Norwegia dengan skor 1-2, sekaligus mengubur mimpi Selecao meraih gelar juara dunia keenam.

Laga yang berlangsung di MetLife Stadium, New Jersey, menjadi panggung bagi Erling Haaland. Striker Norwegia tersebut mencetak dua gol yang membawa negaranya melangkah ke perempat final untuk pertama kalinya dalam sejarah. Sementara itu, Brasil hanya mampu memperkecil ketertinggalan melalui tendangan penalti Neymar pada masa injury time. Gol tersebut tak cukup menyelamatkan timnya dari kekalahan.

Sesaat setelah peluit panjang dibunyikan, Neymar terlihat terduduk di lapangan dengan wajah penuh kekecewaan. Air mata mengalir deras dari pemain berusia 34 tahun itu, menggambarkan betapa berat kekalahan yang harus diterima Brasil.

Dalam pernyataannya usai pertandingan, Neymar mengisyaratkan bahwa laga melawan Norwegia menjadi penampilan terakhirnya bersama tim nasional Brasil.

" Saya sudah berusaha. Sekarang semuanya sudah selesai"

Pernyataan tersebut memperkuat sinyal bahwa sang penyerang memutuskan mengakhiri perjalanan internasionalnya setelah lebih dari satu dekade membela Selecao.

Sepanjang kariernya bersama Brasil, Neymar mencatatkan rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah tim nasional. Namun, trofi Piala Dunia yang selama ini diimpikannya belum pernah berhasil diraih. Kekalahan dari Norwegia juga memperpanjang puasa gelar dunia Brasil yang telah berlangsung sejak 2002.

Pelatih Carlo Ancelotti mengakui hasil tersebut sangat mengecewakan. Menurutnya, Brasil gagal tampil maksimal pada laga krusial dan harus membayar mahal setiap kesalahan yang dilakukan. Kekalahan itu sekaligus memunculkan evaluasi besar terhadap regenerasi skuad Selecao menuju turnamen internasional berikutnya.

Bagi para pendukung Brasil, tangisan Neymar bukan sekadar ekspresi kekalahan, tetapi simbol berakhirnya sebuah era. Sejak menjalani debut internasional pada 2010, Neymar telah menjadi ikon sepak bola Brasil dengan sederet rekor individu dan kontribusi besar bagi tim nasional.

Meski gagal mempersembahkan trofi Piala Dunia, warisan Neymar tetap akan dikenang sebagai salah satu pemain terbaik yang pernah mengenakan seragam kuning-hijau Selecao. Sementara itu, Norwegia melanjutkan kisah bersejarah mereka dengan melangkah ke babak perempat final, membawa mimpi baru bagi sepak bola negara Skandinavia tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....