Almiron Kartu Merah karena Tutup Mulut saat Bertanding

  • 21 Jun 2026 20:17 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Pemain Tim Nasional Paraguay, Miguel Almiron, menjadi sorotan dalam ajang Piala Dunia 2026. Ia menerima kartu merah langsung saat pertandingan melawan Turki di Grup D. Keputusan wasit tersebut menarik perhatian publik sepak bola dunia karena alasan yang tidak biasa.

Insiden terjadi ketika Almiron terlibat adu argumen dengan pemain Turki pada penghujung babak pertama. Dalam situasi tersebut, Almiron terlihat menutupi mulutnya saat berbicara. Wasit kemudian meninjau rekaman pertandingan sebelum memutuskan mengeluarkan kartu merah langsung.

Keputusan tersebut berkaitan dengan penerapan aturan baru FIFA yang mulai diberlakukan pada Piala Dunia 2026. Aturan itu melarang pemain menutupi mulut saat melakukan komunikasi dalam situasi konfrontasi di lapangan. Langkah tersebut diambil untuk meningkatkan transparansi dan mencegah potensi ucapan yang mengandung unsur diskriminatif maupun penghinaan.

Meski harus bermain dengan 10 orang, Paraguay tetap mampu mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir. Tim berjuluk La Albirroja itu berhasil mengalahkan Turki dengan skor tipis 1-0. Hasil tersebut menjaga peluang Paraguay untuk melangkah ke fase berikutnya.

Penerapan aturan baru FIFA ini memunculkan berbagai tanggapan dari kalangan pecinta sepak bola. Sebagian pihak menilai kebijakan tersebut penting untuk menjaga sportivitas pertandingan. Namun, tidak sedikit yang mempertanyakan beratnya sanksi yang diberikan karena tidak ada bukti jelas mengenai isi percakapan yang disampaikan pemain.

Kasus yang menimpa Miguel Almiron menjadi catatan tersendiri dalam sejarah Piala Dunia. Ia disebut sebagai pemain pertama yang menerima kartu merah akibat pelanggaran aturan larangan menutupi mulut saat berbicara di lapangan. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh pemain untuk memahami dan mematuhi regulasi baru yang diterapkan FIFA.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....