PSSI Buleleng Gelar Bupati Cup 2026, Jaring Talenta untuk Porprov Bali 2027
- 04 Okt 2026 19:44 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Buleleng menggelar Kejuaraan Sepakbola Bupati Cup 2026 sebagai salah satu ajang penjaringan pemain potensial untuk diproyeksikan memperkuat tim Buleleng pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Bali.
Kejuaraan sepakbola antarklub tersebut dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 22 Oktober 2026 di Stadion Mayor Metra, Singaraja. Sebanyak delapan klub dari tiga kasta kompetisi resmi Askab PSSI Buleleng akan ambil bagian.
Ketua Umum Askab PSSI Buleleng, Gede Suyasa, mengatakan penyelenggaraan Bupati Cup merupakan tindak lanjut arahan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Buleleng dalam memantau dan menjaring pemain-pemain potensial.
“Sesuai dengan arahan dan program KONI, setiap tahun kami menjalankan program Kejuaraan Bupati Cup ini,” ucap Gede Suyasa, Minggu 4 Oktober 2026.
Delapan klub yang ambil bagian terdiri dari empat klub Liga 1 PSSI Buleleng, yakni Amartha FC Patas, Putra Devata Pakisan, Putra Kubutambahan FC, dan Satria Muda Pengulon.
Dua klub dari Liga 2, yaitu Teja Harum Tejakula dan Tunas Harapan Pengastulan, juga turut berkompetisi. Sementara dari Liga 3, terdapat Intan Jaya FC Celukan Bawang dan Sukla Bali FC Sumberklampok.
Suyasa menjelaskan, Bupati Cup tetap menjadi salah satu barometer prioritas dalam proses seleksi pemain tim daerah Buleleng. Meskipun pemantauan juga dilakukan pada turnamen independen yang digelar komunitas maupun kelompok masyarakat, kejuaraan ini menjadi ruang utama untuk melihat kemampuan pemain dari berbagai kasta.
Menurutnya, keterlibatan klub Liga 2 dan Liga 3 diperlukan agar proses pencarian bakat tidak hanya terfokus pada pemain dari Liga 1. Potensi pemain di kasta bawah dinilai tetap memiliki peluang untuk masuk dalam proyeksi tim Buleleng.
“Kami tidak ingin membatasi hanya untuk Liga 1. Jangan-jangan ada pemain yang sangat potensial di Liga 2 dan Liga 3 yang justru luput jika tidak diundang,” katanya.
Format peserta yang mempertemukan klub Liga 1 dengan juara serta runner-up Liga 2 dan Liga 3 juga menjadi bagian dari upaya memperluas jangkauan pencarian pemain. Askab PSSI Buleleng menilai kemampuan teknis pemain di papan atas ketiga divisi tersebut tidak memiliki kesenjangan yang terlalu jauh.
Selain menjaring pemain, Bupati Cup 2026 sekaligus menjadi momentum untuk melihat konsistensi pembinaan yang dilakukan masing-masing klub internal PSSI Buleleng. Performa klub dari berbagai kasta akan menjadi gambaran terhadap proses pembinaan pemain yang selama ini berjalan.
Suyasa mengatakan apabila klub Liga 1 sampai dikalahkan klub dari Liga 2 atau Liga 3, kondisi tersebut dapat menjadi bahan evaluasi bagi klub kasta utama untuk memperbaiki pola pembinaannya.
“Kalau nanti ada klub Liga 1 yang justru kalah dari klub Liga 2 atau Liga 3, itu menjadi tamparan gengsi. Artinya proses pembinaan di klub tersebut kurang kontinu,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan tujuan utama penyelenggaraan Bupati Cup tetap untuk menemukan bibit pemain terbaik yang dapat diproyeksikan membela Buleleng pada ajang Porprov Bali.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....