Singaraja Open Taekwondo 2026 Jaring Bibit Atlet Menuju Porprov Bali 2027
- 14 Sep 2026 07:28 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pengurus Kabupaten Taekwondo Indonesia (Pengkab TI) Buleleng menggelar Singaraja Open Taekwondo Championship 2026 di GOR Fakultas Olahraga dan Kesehatan (FOK) Undiksha Singaraja, Sabtu 12 September 2026. Kejuaraan ini diikuti 435 atlet dari seluruh kabupaten/kota di Bali dan menjadi ajang penjaringan bibit atlet sekaligus persiapan menghadapi Porprov Bali 2027.
Ketua Pengkab TI Buleleng, Ida Bagus Surya Bharata, mengatakan penyelenggaraan kejuaraan ini menjadi momentum penting bagi perkembangan taekwondo di Buleleng. Pasalnya, Buleleng kembali menggelar kejuaraan terbuka setelah vakum selama kurang lebih enam tahun.
“Kami berharap dengan adanya kejuaraan ini, atlet-atlet Taekwondo Buleleng bisa mempersiapkan diri dengan lebih baik lagi, terlebih dalam menghadapi Porprov 2027 mendatang,” ujar Surya Bharata.
Menurutnya, Singaraja Open Taekwondo Championship juga dimanfaatkan sebagai ajang uji tanding sekaligus pembinaan atlet secara berjenjang. Melalui sistem klasifikasi atau layering, TI Buleleng mulai memetakan atlet potensial yang diproyeksikan masuk dalam tim bayangan untuk Porjar maupun Porprov Bali 2027.
Surya Bharata menegaskan, TI Buleleng memasang target minimal meraih dua medali emas pada Porprov Bali 2027. Selain sebagai sarana kompetisi, kejuaraan ini juga menjadi ruang interaksi dan silaturahmi bagi atlet taekwondo dari berbagai daerah di Bali.
“Pada Porprov mendatang, target kami minimal dua medali emas. Jadi turnamen ini bisa sebagai sarana interaksi sekaligus silaturahmi antar-atlet se-Bali untuk saling berbagi pengalaman bertanding,” ucapnya.
Ketua Panitia Singaraja Open Taekwondo Championship 2026, Putu Sadnyana, menjelaskan kejuaraan berlangsung selama dua hari, 12 hingga 13 September 2026. Dari total 435 peserta, sebanyak 403 atlet mengikuti kategori Kyorugi dan 32 atlet turun pada kategori Poomsae.
Kelompok usia yang dipertandingkan meliputi Super Pra-Cadet, Pra-Cadet, Cadet, Junior, hingga Senior, baik kategori Pemula maupun Prestasi. Peserta berasal dari sejumlah kabupaten/kota di Bali, di antaranya Denpasar, Badung, Bangli, Gianyar, Jembrana, dan Buleleng, dengan tuan rumah diperkuat 93 atlet.
“Kejuaraan ini diselenggarakan sebagai wadah uji tanding untuk mengembangkan kemampuan, menambah pengalaman bertanding, serta mengukur hasil pembinaan di masing-masing dojang,” kata Sadnyana.
Ia menambahkan, Singaraja Open Taekwondo Championship diharapkan dapat terus berkembang dan ke depan dibuka hingga tingkat nasional. Bagi TI Buleleng, kejuaraan ini menjadi langkah awal memperkuat pembinaan sekaligus menyiapkan atlet potensial untuk memperkuat Buleleng pada Porprov Bali 2027.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....