Badung Cup 2026, Wushu Buleleng Turunkan 40 Atlet Terbaik
- 11 Sep 2026 21:32 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pengurus Kabupaten Wushu Indonesia (WI) Buleleng menurunkan 40 atlet dalam Kejuaraan Bupati Badung Cup Bali Wushu Tournament 2026. Kejuaraan yang berlangsung 11 hingga 14 September 2026 di GOR Purna Krida Badung ini menjadi momentum mengukur kesiapan atlet sekaligus menjaring potensi menuju Porprov Bali 2027.
Dari 40 atlet yang dibawa, Wushu Buleleng ambil bagian dalam sejumlah nomor pertandingan, terdiri dari 22 nomor Sanda atau tarung dan 20 nomor Taolu atau seni. Komposisi tersebut melibatkan atlet senior maupun junior sebagai bagian dari strategi pembinaan dan regenerasi.
Ketua Umum Wushu Buleleng, Gede Sedana Anjaya, mengatakan keikutsertaan dalam Badung Cup menjadi kesempatan bagi atlet untuk mengukur kemampuan setelah menjalani proses latihan dan pembinaan. Kejuaraan ini juga dimanfaatkan sebagai bagian dari proses seleksi atlet yang diproyeksikan memperkuat Buleleng pada Porprov Bali 2027.
“Kejuaraan ini menjadi ajang untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus sebagai bagian dari proses seleksi menuju Porprov Bali 2027. Kami juga menurunkan cukup banyak atlet junior sebagai bagian dari langkah regenerasi,” ujarnya, Jumat 11 September 2026.
Menurutnya, pengalaman bertanding menjadi modal penting bagi atlet muda dalam menghadapi persaingan. Selain meningkatkan kemampuan teknik, atmosfer kompetisi dapat membentuk mental serta kemampuan atlet dalam menghadapi tekanan pertandingan.
Sedana Anjaya berharap perpaduan atlet senior dan junior dapat memberikan gambaran mengenai potensi yang dimiliki Wushu Buleleng. Hasil dari kejuaraan tersebut nantinya menjadi bahan evaluasi dalam menentukan atlet yang akan dipersiapkan menghadapi Porprov Bali 2027.
“Dengan menurunkan komposisi atlet senior dan junior, kami berharap mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai potensi atlet yang nantinya dipersiapkan memperkuat Buleleng di ajang Porprov Bali 2027,” katanya.
Bagi Wushu Buleleng, Badung Cup 2026 menjadi momentum untuk melakukan pemanasan sebelum menghadapi persaingan yang lebih besar. Setiap pertandingan dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan sekaligus meningkatkan kesiapan atlet.
Keikutsertaan atlet junior juga menjadi bagian dari investasi jangka panjang Wushu Buleleng. Para atlet muda diharapkan terus berkembang melalui pengalaman kompetisi sehingga mampu menjadi tulang punggung prestasi Buleleng pada Porprov Bali 2027 maupun kejuaraan berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....