Sekolah Jadi Pintu Masuk Pencarian Bibit Atlet Panjat Tebing Buleleng
- 26 Agt 2026 08:58 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng membuka ruang kolaborasi dengan organisasi olahraga untuk pengembangan talenta muda.
- Sekolah dibuka sebagai sarana utama bagi FPTI Buleleng untuk melakukan sosialisasi dan identifikasi bakat atlet panjat tebing baru.
- Program ini merupakan upaya bersama antara Pemerintah Kabupaten Buleleng dan FPTI untuk memperluas regenerasi atlet dan menjaga kesinambungan prestasi.
RRI.CO.ID, Singaraja - Sekolah akan menjadi salah satu pintu masuk dalam upaya Pemerintah Kabupaten Buleleng dan Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Buleleng mencari bibit atlet panjat tebing baru. Program tersebut diarahkan untuk memperluas proses regenerasi sekaligus menjaga kesinambungan prestasi olahraga panjat tebing di Buleleng.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng, I Bagus Gde Surya Bharata, mengatakan pihaknya membuka ruang bagi FPTI untuk melakukan sosialisasi dan identifikasi bakat di satuan pendidikan.
“FPTI bisa memilih di mana kira-kira yang potensinya untuk bisa nantinya mereka melakukan sosialisasi sekaligus nantinya melakukan screening, identifikasi bakat dari anak-anak kita,” ucap Surya Bharata.
Pembinaan untuk tahap awal dapat dilakukan melalui kegiatan ekstrakurikuler. Guru, termasuk guru kelas maupun guru olahraga, dapat membantu mengenali peserta didik yang memiliki minat dan potensi. Selanjutnya, calon atlet diarahkan kepada FPTI untuk menjalani screening atau talent scouting.
Setelah bibit ditemukan, peserta didik dari sejumlah sekolah dalam satu wilayah dapat diarahkan ke titik latihan bersama. Pola tersebut dinilai lebih efektif karena tidak mengharuskan setiap sekolah memiliki fasilitas panjat tebing sendiri.
Surya Bharata juga menilai pembinaan atlet perlu disiapkan hingga jenjang prestasi dan masa depan atlet. Menurutnya, atlet harus mendapat dukungan agar prestasi yang diraih dapat menjadi bagian dari masa depan mereka.
“Bagaimana masyarakat, pemerintah, dan tentunya keluarga itu bisa bersinergi mengawal tumbuh kembang itu,” ujarnya.
Ia mengajak pelajar, orang tua, dan guru bersama-sama menemukan bakat serta minat anak sejak dini.
“Bersama Bapak Ibu guru kita untuk menemukan bakat dan minat anak-anak kita,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....