SMANTIARA Pickleball Championship Dorong Sport Tourism
- 23 Agt 2026 01:42 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - SMA Negeri 3 Singaraja terus mengembangkan olahraga pickleball melalui penyelenggaraan SMANTIARA International Pickleball Championship. Tahun ini kejuaraan memasuki tahun kelima dan telah berkembang menjadi kompetisi bertaraf internasional.
Kepala SMA Negeri 3 Singaraja, Dr I Putu Eka Wilantara, M.Pd. mengatakan, pengembangan pickleball di sekolah tersebut dimulai sejak 2021, bersamaan dengan mulai berkembangnya olahraga pickleball di Indonesia dan Bali.
Kompetisi SMANTIARA mulai digelar pada 2022 dengan cakupan tingkat provinsi. Pada 2025, kejuaraan meningkat ke tingkat regional, dan tahun 2026 berkembang menjadi kompetisi internasional.
Menurutnya, perkembangan tersebut menunjukkan konsistensi SMA Negeri 3 Singaraja dalam mengembangkan olahraga sekaligus membuka peluang pickleball menjadi bagian dari sport tourism di Bali, khususnya Buleleng.
“Sebagai sport tourism, diharapkan mampu menarik wisatawan juga ke Bali dan juga khususnya di Kabupaten Buleleng,” ujarnya saat pembukaan, Sabtu 22 Agustus 2022.
Pada penyelenggaraan tahun kelima ini, sebanyak 101 pasang pemain atau sekitar 200 atlet ambil bagian. Peserta berasal dari Indonesia dan delapan negara lainnya, yakni Italia, Prancis, Finlandia, Wales, Australia, India, Kanada, dan Argentina.
Keikutsertaan pemain dari berbagai negara membuat SMANTIARA International Pickleball Championship tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkenalkan Buleleng kepada masyarakat internasional.
Eka Wilantara menegaskan, kompetisi tersebut tidak semata-mata ditujukan untuk mencari juara.
“Ajang ini tidak hanya untuk kompetisi cari juara, tetapi menjalin persahabatan,” katanya.
Ia berharap kehadiran peserta dari berbagai daerah dan negara dapat memberikan pengalaman baru bagi para pemain sekaligus memperluas jejaring olahraga pickleball di Bali.
Kompetisi tahun ini mempertandingkan delapan kategori, mulai dari kategori pelajar, beginner, intermediate, hingga kategori open. Panitia juga membuka kategori men's double 50 plus untuk peserta berusia 50 tahun ke atas.
Menurutnya, keberadaan kategori tersebut menunjukkan bahwa pickleball dapat dimainkan oleh berbagai kelompok usia.
Sementara itu, Ketua Umum Pengprov Pickleball Bali, Cokorda Gede Suradipura, mengapresiasi konsistensi SMA Negeri 3 Singaraja dalam menyelenggarakan kompetisi tersebut.
Ia berharap SMANTIARA International Pickleball Championship dapat terus berlanjut dan berkembang menjadi ajang yang lebih besar pada tahun-tahun mendatang.
“Kita berharap kejuaraan ini bisa berkesinambungan, tidak terputus hanya di kejuaraan ke-5, tapi di tahun-tahun berikutnya menjadi event yang lebih besar lagi, lebih banyak lagi peserta yang ikut,” ujarnya.
Cokorda juga melihat kehadiran peserta mancanegara sebagai peluang untuk memperkenalkan Bali, khususnya Singaraja, sebagai salah satu tujuan sport tourism.
“Selain juga kegiatan olahraga, ini juga salah satu upaya kita memperkenalkan Indonesia, khususnya di Bali, sebagai salah satu destinasi yang layak dikunjungi untuk sport tourism,” katanya.
Ia berharap semakin banyak kompetisi internasional digelar di Bali sehingga dapat menarik wisatawan mancanegara sekaligus mendorong perkembangan olahraga pickleball di daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....