Bupati Badung Cup, FAJI Buleleng Amankan Satu Perak dan Perunggu di Hari Pertama

  • 08 Agt 2026 19:35 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja – Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kabupaten Buleleng mengawali kiprahnya pada Bupati Badung Cup 2026 dengan raihan dua medali. Bertanding di derasnya arus Tukad Ayung, 8–9 Agustus 2026, FAJI Buleleng mengamankan satu medali perak dan satu medali perunggu pada kategori Head to Head R6 Putra dan R6 Putri di hari pertama.

Ketua Umum FAJI Buleleng, Dr. H. Wahjoedi, mengatakan medali perak diraih tim R6 Putra, sedangkan medali perunggu dipersembahkan tim R6 Putri. Raihan tersebut menjadi hasil positif bagi kontingen Buleleng yang masih tergolong pendatang baru dalam persaingan arung jeram di Bali.

FAJI Buleleng mengirimkan 17 atlet, terdiri dari tujuh atlet putra, tujuh atlet putri, dan tiga atlet cadangan. Ia mengapresiasi perjuangan seluruh atlet yang telah menjalani latihan secara intensif sebelum tampil dalam kejuaraan.

“Keluarga besar FAJI Kabupaten Buleleng mengapresiasi perjuangan luar biasa dari patriot-patriot arung jeram Kabupaten Buleleng yang selama ini berlatih dengan sangat gigih,” ujarnya.

Berdasarkan score sheet kualifikasi Head to Head R6, tim putra Buleleng menunjukkan performa kompetitif dengan menempati peringkat kedua dan mencatat waktu 43,150 detik. Posisi pertama ditempati FAJI Badung dengan waktu 41,280 detik.

Sementara pada kategori R6 Putri, Buleleng mencatat waktu 51,970 detik dan berada di peringkat ketiga dalam hasil kualifikasi. FAJI Badung menempati posisi pertama dengan waktu 44,220 detik, disusul FAJI Gianyar I di posisi kedua.

Wahjoedi menyebut capaian tim Buleleng menjadi bukti bahwa atlet yang dibina FAJI Buleleng mampu bersaing dengan daerah yang lebih berpengalaman. Dalam persaingan tersebut, Buleleng berhasil melewati sejumlah kontingen seperti Denpasar, Klungkung, Gianyar, dan Karangasem.

“Kita memang masih kalah dari sisi jam terbang dan pengalaman. Namun kita tidak perlu kecil hati. Buktinya hari ini kita bisa menyingkirkan Denpasar, Klungkung, Gianyar dan Karangasem,” katanya.

Menghadapi pertandingan hari kedua, FAJI Buleleng masih memiliki peluang menambah medali melalui nomor slalom putra dan putri. Pihaknya mengakui persaingan akan kembali ketat, terlebih Buleleng masih menghadapi keterbatasan peralatan yang sebagian menggunakan hasil modifikasi.

“Kami sebagai pendatang baru dan dari sisi peralatan memang masih modifikasi. Tapi kami segenap pasukan Goak Buleleng akan tetap berjuang sampai titik darah penghabisan dan kita masih punya peluang untuk di slalom,” ujarnya.

Ia berharap perjuangan pada nomor slalom dapat kembali menghasilkan medali sekaligus menjadi pengalaman penting bagi atlet Buleleng dalam meningkatkan kemampuan dan jam terbang.

“Mohon doanya mudah-mudahan masih bisa menambah medali untuk kejayaan Kabupaten Buleleng,” ucap Wahjoedi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....