Kejurnas Kempo FKI 2026 Buleleng Jadi Ajang Seleksi Atlet menuju Kejuaraan Dunia
- 10 Jul 2026 08:20 WIB
- Singaraja
Poin Utama
- Kejurnas FKI 2026 di Buleleng berlangsung 8-11 Juli dengan 155 atlet dari 15 provinsi sebagai sarana seleksi bibit atlet terbaik untuk kejuaraan dunia.
- Event mencakup tiga agenda utama: ujian kenaikan tingkat, penyegaran wasit nasional, dan pertandingan kejuaraan nasional dengan 43 nomor pertandingan untuk usia 12-38 tahun ke atas.
- Venue GOR Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) di Singaraja dinilai memenuhi standar internasional dan menjadi pertimbangan utama untuk calon tuan rumah kejuaraan dunia kempo tahun depan.
- Panitia mengundang pelajar dari Kabupaten Buleleng untuk meningkatkan minat generasi muda terhadap kempo sekaligus memperkuat program pembinaan atlet dan karakter di daerah.
RRI.CO.ID, Singaraja – Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Federasi Kempo Indonesia (FKI) 2026 yang digelar di Kabupaten Buleleng tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi momentum penting dalam menjaring atlet-atlet terbaik Indonesia yang akan dipersiapkan menghadapi kejuaraan dunia.
Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Kejurnas FKI 2026, Ir. Yulianto Maris, PG.DIPL, menurutnya, Kejurnas tahun ini merupakan bagian dari program pembinaan jangka panjang Federasi Kempo Indonesia.
"Kejurnas ini menjadi sarana seleksi untuk mendapatkan bibit-bibit atlet terbaik yang nantinya dipersiapkan mengikuti kejuaraan dunia," ujarnya.
Kejurnas berlangsung sejak 8 hingga 11 Juli 2026 dengan tiga agenda utama, yakni ujian kenaikan tingkat, penyegaran wasit nasional, dan pertandingan kejuaraan nasional yang dilaksanakan pada 10–11 Juli.
Sebanyak 15 provinsi ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Total terdapat sekitar 155 atlet yang bertanding, didampingi 26 official dan manajer serta 18 wasit nasional. Dengan tambahan panitia lokal, keseluruhan peserta dan penyelenggara mencapai lebih dari 260 orang.
Para atlet bertanding pada 43 nomor pertandingan dengan rentang usia mulai 12 tahun hingga 38 tahun ke atas. Menurut Yulianto, pembatasan usia tersebut bertujuan memberikan ruang pembinaan sejak usia sekolah hingga atlet senior sehingga regenerasi atlet dapat berjalan berkesinambungan.
Sekretaris Jenderal Federasi Kempo Indonesia, Dr. Abdul Rahman Sabara, MSI, ESMH, menambahkan bahwa Kejurnas di Singaraja juga menjadi ajang uji coba menghadapi kejuaraan dunia yang direncanakan berlangsung pada tahun depan.
Ia menilai fasilitas pertandingan di GOR Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) sangat mendukung pelaksanaan event berskala besar. Sirkulasi udara yang baik serta kelayakan venue dinilai memenuhi standar penyelenggaraan kejuaraan internasional.
"Kami melihat venue di Singaraja sangat representatif. Ini menjadi salah satu alasan mengapa kami mempertimbangkan Bali, khususnya Buleleng, sebagai calon tuan rumah kejuaraan dunia," ucapnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Lokal Kejurnas FKI 2026, Ketut Sukalegawa, mengatakan penunjukan Buleleng sebagai tuan rumah merupakan hasil sinergi antara Pengurus Pusat FKI, Pemerintah Provinsi Bali, dan Pemerintah Kabupaten Buleleng.
Ia mengungkapkan persiapan dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari organisasi olahraga, akademisi, mahasiswa, hingga aparat keamanan. Sebanyak 52 panitia lokal diterjunkan untuk menyukseskan pelaksanaan kegiatan.
Selain menghadirkan atlet dari berbagai daerah, panitia juga mengundang pelajar di Kabupaten Buleleng untuk menyaksikan pertandingan secara langsung. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan minat generasi muda terhadap olahraga kempo sekaligus memperkuat pembinaan atlet di daerah.
"Kami ingin anak-anak muda melihat bahwa semangat bertanding bisa disalurkan melalui olahraga prestasi. Kempo menjadi wadah pembinaan karakter sekaligus mencetak atlet berprestasi," katanya.
Melalui penyelenggaraan Kejurnas FKI 2026, Federasi Kempo Indonesia berharap proses regenerasi atlet nasional semakin kuat sehingga Indonesia memiliki kesiapan menghadapi berbagai kejuaraan internasional pada masa mendatang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....