Putra Tri Ramadani Cetak Sejarah, Raih Emas Lead World Climbing Series Praha 2026
- 10 Jun 2026 08:37 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Atlet panjat tebing Indonesia, Putra Tri Ramadani, menorehkan sejarah baru di kancah olahraga dunia setelah berhasil meraih medali emas nomor lead putra pada ajang World Climbing Series Praha 2026. Prestasi gemilang tersebut diraih pada 8 Juni 2026 dan menjadikan Indonesia untuk pertama kalinya meraih gelar juara dunia pada disiplin lead.
Pemuda kelahiran 26 Oktober 2005 yang akrab disapa Srondeng itu tampil luar biasa sepanjang kompetisi. Pada babak final, Putra mencatatkan skor 43 dan berhasil mengungguli pemanjat unggulan Jepang, Neo Suzuki, yang meraih skor 39, serta legenda panjat tebing Austria, Jakob Schubert, yang finis di posisi ketiga dengan skor 37.
Keberhasilan ini bukan sekadar medali emas biasa. Putra menjadi atlet Indonesia pertama sekaligus atlet Asia Tenggara pertama yang berhasil menjuarai nomor lead pada ajang World Climbing Series. Selama ini, Indonesia dikenal sebagai kekuatan utama dunia di nomor speed, sehingga kemenangan Putra menjadi tonggak penting yang membuka era baru bagi panjat tebing Indonesia di nomor non-speed.
Perjalanan Putra menuju podium tertinggi juga terbilang impresif. Ia tampil konsisten sejak babak kualifikasi dengan menempati posisi pertama, mengungguli sejumlah pemanjat elite dunia. Pada semifinal, atlet asal Jawa Timur tersebut tetap mampu menjaga performa hingga akhirnya memastikan tempat di partai puncak.
Penampilan gemilang Srondeng mendapat sorotan luas dari komunitas panjat tebing internasional. Bahkan akun Instagram resmi @worlclimbing mengunggah momen bersejarah tersebut dengan caption "HISTORY MADE IN PRAGUE", menegaskan betapa pentingnya pencapaian atlet Indonesia itu dalam sejarah olahraga panjat tebing dunia.
Kemenangan Putra juga menjadi bukti bahwa Indonesia kini tidak hanya mampu bersaing di nomor speed, tetapi juga mulai menunjukkan taringnya pada disiplin lead yang selama ini didominasi negara-negara Eropa dan Asia Timur. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus mengembangkan kemampuan di berbagai nomor panjat tebing.
Pada usia yang baru menginjak 20 tahun, Putra Tri Ramadani telah menorehkan namanya dalam sejarah olahraga Indonesia. Emas di Praha bukan hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga simbol kebangkitan panjat tebing Indonesia di level dunia, sekaligus membuka harapan besar menuju kompetisi-kompetisi internasional berikutnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....