FPTI Buleleng Turunkan 26 Atlet, Bidik Peringkat Dua Porjar Bali 2026
- 03 Jun 2026 09:38 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja – Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Pengurus Kabupaten Buleleng memastikan seluruh persiapan atlet untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar (Porjar) Provinsi Bali Tahun 2026 telah mencapai tahap akhir. Sebanyak 26 atlet panjat tebing Buleleng siap berlaga pada ajang yang akan berlangsung di Denpasar pada 5 hingga 10 Juni 2026 dengan target meningkatkan prestasi dibandingkan tahun sebelumnya.
Menjelang keberangkatan, para atlet telah menjalani pemusatan latihan atau training center (TC) selama dua bulan terakhir. Program latihan difokuskan di GOR Bhuana Patra, Penarukan, Singaraja, dengan jadwal latihan intensif yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan teknik, fisik, dan mental atlet. Persiapan tersebut menjadi bagian dari upaya FPTI Buleleng untuk menghadapi persaingan ketat dari kabupaten dan kota lain di Bali.
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi FPTI Pengkab Buleleng, Raum Domiri, mengatakan seluruh atlet telah menunjukkan perkembangan yang signifikan selama masa persiapan. Menurutnya, saat ini tim pelatih hanya melakukan penurunan intensitas latihan agar kondisi atlet tetap prima saat bertanding. “Untuk persiapan lomba, selama dua bulan ini kami sudah melaksanakan training center dan berfokus latihan di GOR Bhuana Patra. Dari hasil latihan yang sudah dijalani, kesiapan atlet sudah sangat maksimal dan hari ini merupakan latihan terakhir sebelum bertanding,” ujarnya pada Selasa, 2 Juni 2026.

Pada Porjar Bali 2026, FPTI Buleleng menurunkan total 26 atlet yang akan bertanding di berbagai nomor perlombaan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 26 atlet merupakan atlet yang didaftarkan melalui Pengprov FPTI Bali. Kontingen juga didampingi tiga orang official serta satu tim teknis yang akan memastikan seluruh kebutuhan atlet selama pertandingan dapat terpenuhi dengan baik.
Raum menjelaskan para atlet akan berlaga pada sejumlah kelompok usia yang dipertandingkan dalam cabang olahraga panjat tebing. Kategori tersebut meliputi kelompok umur U-13, U-15, dan U-19 yang menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet potensial Bali. Menurutnya, seluruh atlet telah dibekali strategi dan pengalaman bertanding yang cukup selama menjalani masa latihan. “Pesan kami kepada seluruh atlet adalah tetap berusaha semaksimal mungkin, percaya diri dengan apa yang sudah dipersiapkan dan dilatih, mengikuti arahan pelatih, serta terus berjuang hingga pertandingan selesai,” katanya.
Sementara itu, Ketua Umum FPTI Pengkab Buleleng, Dr. H. Wahjoedi, menegaskan bahwa tim panjat tebing Buleleng telah dipersiapkan dengan baik untuk menghadapi kompetisi tingkat provinsi tersebut. Ia meminta para atlet menjaga kondisi fisik, tetap fokus, dan tidak terpengaruh oleh kekuatan lawan saat berada di arena pertandingan. Menurutnya, kepercayaan diri menjadi faktor penting dalam meraih hasil terbaik.
“Tim Buleleng ini telah dipersiapkan dengan cukup baik. Yang terpenting adalah yakin dengan persiapan yang sudah dilakukan, menjaga kondisi tetap bugar, dan jangan terpengaruh oleh lawan. Kalau itu bisa dipenuhi, saya yakin atlet-atlet Buleleng mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ucapnya saat melakukan pendampingan latihan rutin Atlet Panjat Tebing Buleleng.
Meski tidak memasang target jumlah medali secara spesifik, FPTI Buleleng berharap capaian pada Porjar Bali 2026 dapat melampaui hasil yang diraih tahun lalu. Bahkan, kontingen panjat tebing Buleleng menargetkan mampu bersaing di papan atas dan menembus peringkat kedua tingkat provinsi. Harapan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi seluruh atlet untuk memberikan penampilan terbaik sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Buleleng di ajang olahraga pelajar terbesar di Bali tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....