Ratusan Pelajar Ikuti Jantra Olahraga Tradisional Buleleng
- 24 Mei 2026 07:42 WIB
- Singaraja
RRI.CO.ID, Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali memperkuat upaya pelestarian budaya melalui pelaksanaan Jantra Olahraga Tradisional Tingkat Kabupaten Buleleng Tahun 2026. Kegiatan yang digelar selama dua hari, 23-24 Mei 2026 di Lapangan Bhuwana Patra Singaraja ini menjadi bagian dari rangkaian Jantra Tradisi Bali VI Tahun 2026.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, I Nyoman Wisandika. Jantra Olahraga Tradisional tahun ini diikuti hampir 300 peserta dari 16 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Buleleng.
Wisandika mengatakan pelaksanaan kegiatan ini menjadi sarana untuk menanamkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal sekaligus menjaga keberlangsungan olahraga tradisional Bali di tengah perkembangan zaman.
"Melalui Jantra Olahraga Tradisional ini, kami ingin menanamkan kecintaan generasi muda terhadap budaya lokal sekaligus menjaga agar olahraga tradisional Bali tetap lestari dan tidak tergerus perkembangan zaman," ucapnya.
Ia menjelaskan sejumlah cabang olahraga tradisional yang diperlombakan antara lain terompah panjang berkelompok putri, deduplak atau lari batok kelapa berkelompok putra, megala-gala atau hadang putra dan putri, serta metajog berkelompok putra.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat memperkuat nilai sportivitas, kebersamaan, serta solidaritas sosial di kalangan peserta.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, I Made Tegeh Okta Maheri mengatakan kegiatan ini tidak hanya bertujuan melestarikan olahraga tradisional, namun juga membangun karakter generasi muda melalui nilai kerja sama dan kebersamaan.
"Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga wadah membangun karakter generasi muda melalui nilai sportivitas, kerja sama, dan kebersamaan yang terkandung dalam olahraga tradisional," katanya.
Melalui kegiatan ini, pihaknya berharap olahraga tradisional Bali tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....