Perkemi Buleleng Gelar Pemantapan Teknik Kenshi dan UKT

  • 17 Mei 2026 14:53 WIB
  •  Singaraja

RRI.CO.ID, Singaraja - Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Buleleng menggelar kegiatan Pemantapan Teknik dan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) ke-1 tahun 2026. Diikuti lebih dari 70 kenshi dari berbagai dojo di Kabupaten Buleleng kegiatan ini digelar di Gedung Bela Diri dan Lapangan Bola Voli Bhuwana Patra Singaraja pada 16-17 Mei 2026.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk membina dan meningkatkan kualitas teknik kenshi, mengukur hasil latihan rutin, serta membentuk mental, disiplin, dan karakter atlet Shorinji Kempo. Salah satu tim penguji, pelatih nasional sorinji Kempo Sensei I Ketut Agus Ariadi, IV-Dan mengatakan kenaikan tingkat bukan sekadar pergantian warna sabuk, tetapi menjadi tanggung jawab moral bagi setiap kenshi untuk terus berkembang dan menjaga nilai-nilai persaudaraan.

“Tekniknya itu tetap mengalami peningkatan. Jadi misalnya peserta yang baru, kita tingkatkan sehingga dia mampu nantinya mengikuti ujian ke tingkat yang lebih tinggi. Dalam setahun ada dua kali ujian ya, untuk pembinaan dan persamaan teknik dari kenshi-kenshi yang ada di dojo-dojo dimana mereka berlatih,” kata Sensei Ketut Ariadi.

Sensei Ariadi berpesan kepada para kenshi agar tetap menjaga martabat, memiliki mental dan moral yang baik. Menurutnya pembinaan yang konsisten diperlukan untuk mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama Kabupaten Buleleng di tingkat regional maupun nasional.

“Target jangka pendek ini kita akan mengikuti Porjar awal Juni, kemudian nantinya kita harapkan bisa menjadi atlet-atlet berprestasi dan bisa masuk atlet Porprov 2027," ucapnya menambahkan.

Sementara itu, Gusti Arnawa yang mendampingi dua cucunya mengikuti UKT mengaku merasakan perubahan sikap positif sejak cucunya bergabung di Shorinji Kempo. Menurutnya latihan kempo tidak hanya melatih bela diri tetapi juga membentuk kedisiplinan dan kepedulian dalam kehidupan sehari-hari.

“Kalau sekarang baru ikut Shorinji Kempo cucu cucu saya lebih mudah diatur, karakternya bagus. Kalau kita dapat sabuk itu tidak perlu, kita mempelajari ilmunya,” ujar Gusti Arnawa.

Peserta UKT berasal dari sejumlah dojo di Buleleng, di antaranya Dojo SMA Bhaktiyasa, SMA Negeri 4 Singaraja, SMA Bali Mandara, SMP Negeri 1 Gerokgak, dan Dojo Kodok. Adapun materi ujian meliputi: pemantapan teknik (Gashuku) ujian tertulis filosofi Shorinji Kempo, hingga ujian praktik fisik dan teknik berpasangan (Shotai).

Dengan suksesnya penyelenggaraan UKT ke-1 Tahun 2026 ini, PERKEMI Buleleng optimis dapat terus meregenerasi atlet-atlet berbakat. Tentunya mereka yang memiliki karakter kuat, bermental juara, dan menjunjung tinggi nilai-nilai persaudaraan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....